Mirae Asset: Rupiah Masih Tertekan, Ruang Penguatan Fundamental IHSG Kian Terbatas
Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hingga saat ini masih terbatas bukti bahwa kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI) sebesar total 75 basis poin (bps) menjadi 5,50% efektif menstabilkan nilai tukar rupiah. Penguatan rupiah dalam dua hari terakhir dinilai lebih banyak ditopang oleh intervensi BI.
“Menurut perkiraan kami, penguatan rupiah yang kembali berada di bawah 18.000 dalam dua hari terakhir terutama didorong oleh intervensi BI. Tanpa intervensi, nilai tukar kemungkinan masih bergerak di kisaran 18.100–18.200,” kata Kepala Riset dan Ekonomi Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, Jumat (12/6/2026).
Mirae Asset juga menilai peluang kenaikan suku bunga lanjutan masih cukup besar apabila rupiah tetap bertahan di sekitar level 18.000. Di sisi lain, arus modal keluar (capital outflow) masih berlanjut baik di pasar saham maupun surat berharga negara (SBN), yang sekaligus membuka ruang bagi BI untuk secara bertahap mengurangi ukuran neracanya.
Per 9 Juni 2026, porsi kepemilikan domestik di pasar SBN terus meningkat, sementara kepemilikan asing menurun. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan depresiasi terhadap rupiah masih bertahan.
“Secara keseluruhan, kami memperkirakan total kenaikan suku bunga dalam siklus ini sekitar 125 bps, yang akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan dan earnings, dan pada akhirnya membatasi ruang penguatan fundamental bagi IHSG,” ungkapnya.
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) — Accumulating Potential
- Target Harga 1 (TP1): Rp1.415 (+5,99%)
- Target Harga 2 (TP2): Rp1.490 (+11,61%)
- Target Harga 3 (TP3): Rp1.595 (+19,48%)
- Support: Rp1.260 dan Rp1.160
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) — Accumulating Potential
- TP1: Rp2.850 (+9,20%)
- TP2: Rp3.180 (+21,84%)
- TP3: Rp3.440 (+31,80%)
- Support: Rp2.580 dan Rp2.330
PT Indosat Tbk (ISAT) — Upside Still Intact
- TP1: Rp1.950 (+2,90%)
- TP2: Rp2.020 (+6,60%)
- TP3: Rp2.150 (+13,46%)
- Support: Rp1.845 dan Rp1.660. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.