Bos Bundamedik (BMHS) Beberkan Faktor Pendorong Laju Laba Bersih Melonjak 57% di 2025

Bos Bundamedik (BMHS) Beberkan Faktor Pendorong Laju Laba Bersih Melonjak 57% di 2025
Ilustrasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Jakarta, yang dikelola emiten rumah sakit, PT Bundamedik Tbk (BMHS) di Menteng, Jakarta, pada Jumat (31/102025). Foto Nadia K. Putri/SWA

PT Bundamedik Tbk (BMHS) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, mengungkapkan kinerja finansial perseroan yang mencetak laba bersih sebesar Rp242 miliar pada tahun 2025. Pos tersebut meroket 57% secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Direktur Utama Bundamedik, Agus Heru Darjono mengatakan perseroan berhasil menjaga momentum pertumbuhan yang berkualitas. “Capaian laba bersih yang tumbuh 57% mencerminkan konsistensi kami dalam mengeksekusi strategi secara disiplin, dari efisiensi operasional, ekspansi layanan kompleks yang bernilai tinggi, hingga penguatan ekosistem kesehatan yang terintegrasi,” jelas Agus dari keterangan resmi yang diterima SWA.co.id pada Kamis (11/6/2026).

Kenaikan laba bersih tersebut salah satunya didukung dari pendapatan segmen korporasi dan asuransi sebesar 43,2% dari total pendapatan rumah sakit. Kapasitas rumah sakit BMHS juga bertambah lantaran jumlah total tempat tidur naik 4% atau menjadi 601 unit secara tahunan. Ini disusul konsolidasi RSIA Pusura Tegalsari Surabaya.

Selain itu, BMHS mengungkap volume tindakan bedah meningkat 10% secara tahunan menjadi 16.000 tindakan. Terakhir, jumlah hari rawat inap dan pasien rawat inap diklaim tumbuh masing-masing sekitar 2% secara tahunan.

Untuk layanan ibu dan anak, segmen tersebut diklaim menyumbang 51% dari total pendapatan BMHS pada tahun 2025. Kontribusi ini didorong dari penguatan layanan wanita dan anak dalam Center of Excellence lewat jajaran dokter subspesialis dan spesialis, layanan neonatal dengan total 31 tempat tidur NICU di jaringan rumah sakit grup, serta menangani rata-rata 250-300 bayi risiko tinggi tiap tahunnya.

Dari sisi anak usaha, yaitu Morula IVF diklaim memiliki pangsa pasar 41% pada kuartal IV/2025. Anak usaha tersebut meraih penguatan lewat panen sel telur atau Fresh Cycle IVF yang tumbuh 9% secara kuartalan atau quarter-on-quarter (qoq) dan 8% secara tahunan.

Anak usaha lainnya, yaitu Diagnos Laboratorium (DGNS) tercatat mengalami lonjakan volume tes sebesar 47% secara tahunan pada kuartal IV/2025. Ini mendorong total volume tes menjadi 957.447 atau tumbuh 11% secara tahunan.

Hasilnya, total pendapatan DGNS diklaim meningkat 22% secara tahunan pada kuartal IV/2025. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh perluasan jaringan hingga 37 outlet, ditambah dengan 12 outlet baru. Kemudian, adanya pengembangan layanan tes Molecular & Genomic, kemitraan dengan Helix Clinic, serta perluasan basis klien ke segmen direct-to-patient.

Secara jangka menengah, BMHS menargetkan peningkatan kapasitas hingga 1.000 tempat tidur pada akhir 2028. Pada April 2026, BMHS menggandeng PT Sinar Medika Langgeng, anak usaha Sinar Mas Land, untuk mengembangkan rumah sakit di kawasan KEK BSD. Rumah sakit tersebut akan menyediakan layanan fertilitas, kesehatan wanita dan anak, serta bedah canggih untuk segmen wisata medis.

Pada perdagangan sesi pertama Jumat (12/6/2026), saham BMHS bertengger ke Rp178, mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga ini menguat sesbesar 2,30% dari Rp174 pada perdagangan sebelumnya.

Saham BMHS mencetak nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp1,53 triliun, dengan volume transaksi sebanyak 211.800 saham. Nilai transaksinya menembus Rp37,64 juta, dengan frekuensi transaksi sebanyak 70 kali.

Meskipun demikian, saham BMHS sepanjang tahun berjalan cenderung menurun dibandingkan di awal tahun 2026. Pada 2 Januari 2026, saham BMHS berada di Rp192. Kemudian melonjak ke Rp202 pada 9 Januari 2026 dan mencapai puncak di Rp206 pada 23 Januari 2026.

Setelahnya, saham BMHS anjlok ke Rp188 pada 30 Januari 2026, meskipun menguat beberapa kali di Rp193 pada 20 Februari 2026, Rp193 pada 2 April 2026, dan Rp194 pada 8 Mei 2026. Memasuki Juni 2026, saham BMHS terus menurun hingga saat ini. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag