Yandex Mentajikan Solusi AI untuk Industri Telekomunikasi
Perusahaan teknologi Yandex memperkenalkan solusi AI baru yang dirancang khusus untuk industri telekomunikasi di Indonesia guna mendukung percepatan transformasi digital. Solusi ini diharapkan mampu mendorong operator telekomunikasi agar bisa lebih cepat dalam menghadirkan produk berbasis tekonologi AI untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan konsumen akan layanan berbasis AI, pelaku industri telekomunikasi yang sudah besar semakin mengambil peran aktif dalam adopsi AI. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan bahwa tingkat adopsi AI di Indonesia telah mencapai 92% dan menegaskan AI sebagai salah satu pilar produktivitas nasional.
Karena itu, perusahaan dengan interaksi konsumen tingkat tinggi dan pengetahuan mendalam tentang sentimen pasar akan mampu menggunakan kapabilitas teknologi AI untuk menghasilkan produk yang lebih bisa memenuhi kebutuhan dan preferensi konsumen di Indonesia. Sehingga bisa memberikan alternatif layanan AI yang lebih personal dibanding layanan AI global yang lebih one-size-fits-all atau dirancang untuk memenuhi kebutuhan semua orang.
Alexander Popovskiy, CEO Yandex Search International, mengatakan, perusahaan operator telekomunikasi berada pada posisi yang ideal untuk mendorong adopsi AI ke masyarakat yang lebih luas. Terutama karena mereka memiliki basis pengguna yang besar, brand tepercaya serta distribusi infrastruktur yang matang sebagai fondasi penting dalam meluncurkan produk AI untuk skala nasional.
“Hal tersebut juga memungkinkan perusahaan memberikan nilai tambah secara langsung kepada pengguna. Kami dari Yandex meyakini bahwa masyarakat Indonesia sudah siap untuk naik level dalam adopsi AI baik bagi konsumen maupun perusahaan,” ungkap Alexander, Jumat (12/6/2026).
Inisiatif Yandex AI untuk operator telekomunikasi akan memberikan dukungan penuh kepada operator telekomunikasi dengan menggunakan berbagai bentuk model kolaborasi. Operator bisa mengintegrasikan layanan mereka ke dalam produk AI milik Yandex yang sudah tersedia, atau mengadopsi teknologi Yandex ke dalam ekosistem milik mereka.
Melalui solusi yang dikembangkan Yandex, operator telekomunikasi juga bisa mempercepat pengembangan berbagai layanan berbasis AI. Mulai dari AI-powered customer support atau bantuan pelanggan, call assistant atau asisten virtual hingga layanan self-service atau layanan mandiri.
Layanan mandiri ini akan memungkinkan pelanggan melakukan berbagai hal secara mandiri, seperti pengecekan saldo dan pengelolaan akun. Dengan demikian, layanan telekomunikasi menjadi lebih mudah diakses melalui interaksi yang lebih alami dan intuitif.
Alexander menambahkan, terdapat potensi besar bagi operator telekomunikasi untuk memimpin gelombang perluasan adopsi AI di Indonesia. Mereka sudah memiliki jutaan pelanggan serta infrastruktur yang dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat secara luas. Dengan dukungan tersebut, manfaat nyata dari teknologi AI dapat dihadirkan kepada pengguna tanpa perlu menunggu lebih lama lagi.
“Mereka hanya perlu perangkat yang tepat serta keahlian yang kami miliki setelah bertahun-tahun dalam membangun kapasitas teknologi berbasis AI. Kini, kami siap berbagi pengalaman dengan operator telekomunikasi dan membantu mereka dalam membangun layanan AI,” ujarnya.(*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.