Didukung Timezone, Pemain Pump It Up Indonesia Raih Gelar di Asia Pasifik

Delegasi Indonesia yang mewakili Indonesia di ajang Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026, di Korea Selatan. (Istimewa)

Tidak semua mimpi besar dimulai dari panggung megah. Ada yang berawal dari langkah kecil di depan mesin arcade. Ketika hobi mendapat ruang untuk berkembang, aktivitas yang awalnya sekadar permainan pun dapat berbuah prestasi.

Hal itulah yang dibuktikan para pemain Pump It Up Indonesia tahun ini. Berawal dari kegemaran bermain, mereka berhasil mengukir prestasi di panggung internasional.

Pada ajang Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026, tiga delegasi terbaik Indonesia terpilih mewakili Tanah Air, yakni Chresko Willie di kategori Speed Male, Rizki Arifa di kategori Speed Female, serta Muhammad Arwan di kategori Freestyle.

Dalam kompetisi yang mempertemukan para pemain terbaik dari kawasan Asia Pasifik tersebut, wakil Indonesia tampil impresif dengan meraih Juara 1 Speed Female dan Juara 2 Speed Male. Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari komunitas Pump It Up lintas negara.

CEO TEEG Indonesia, Naveen H, menegaskan keberhasilan Indonesia di Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 menjadi bukti bahwa ekosistem yang sehat antara komunitas, industri hiburan keluarga, dan individu yang berdedikasi mampu melahirkan prestasi berkelas dunia.

“Timezone percaya ruang bermain juga dapat menjadi ruang tumbuh untuk mengembangkan potensi diri. Kami berkomitmen terus mendukung komunitas dan menyediakan wadah positif bagi generasi muda untuk berkembang serta meraih prestasi,” kata Naveen dalam keterangan pers.

Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 merupakan ajang kolaborasi eksklusif TEEG dan Andamiro yang mempertemukan pemain terbaik dari Indonesia, Australia, Selandia Baru, Singapura, Filipina, dan Vietnam.

Perjalanan menuju Korea Selatan diawali melalui rangkaian kualifikasi online dan offline di masing-masing negara. Di Indonesia, final nasional yang digelar di Main Atrium Emporium Pluit Mall menarik 242 peserta, jumlah terbanyak di antara seluruh negara peserta.

Indonesia juga menjadi satu-satunya negara yang mengirimkan wakil pada kategori Freestyle untuk tampil di panggung utama PlayX4 di KINTEX, Korea Selatan.

Perjalanan menuju panggung internasional tersebut berawal dari hobi sederhana. Willie mengenal Pump It Up sejak usia enam tahun di Timezone Supermal Karawaci, sementara Rizki mulai menekuninya pada usia 17 tahun di Timezone Ambarrukmo Yogyakarta.

Dari sekadar bermain untuk bersenang-senang, keduanya konsisten berlatih hingga akhirnya dipercaya mewakili Indonesia dan meraih prestasi di tingkat internasional.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa ketika minat dan bakat mendapat ruang untuk berkembang, sebuah permainan dapat menjadi sarana untuk melahirkan prestasi dan membawa nama Indonesia ke kancah dunia. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag