DANA Perkuat Dukungan terhadap Blue Economy Melalui Teknologi Digital dan Kolaborasi
DANA Indonesia mempertegas komitmennya terhadap agenda keberlanjutan dengan mendukung pengembangan ekonomi biru (blue economy) melalui pemanfaatan teknologi digital, edukasi lingkungan, dan kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan bertajuk Dari Pesisir Bali untuk Blue Economy Indonesia yang diselenggarakan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Bali, Sabtu (13/6/2026).
Melalui kegiatan tersebut, DANA mengajak berbagai pemangku kepentingan terlibat dalam upaya menjaga ekosistem laut sekaligus memperkuat kesadaran bahwa keberlanjutan wilayah pesisir dan laut merupakan tanggung jawab bersama. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Ocean Impact Summit yang bertujuan memperluas kolaborasi dalam mendukung pengembangan ekonomi biru di Indonesia.
Bagi DANA, isu kelautan memiliki relevansi yang kuat mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dengan sumber daya laut yang melimpah, namun juga menghadapi berbagai tantangan lingkungan. Persoalan sampah dan pencemaran laut menjadi salah satu isu yang memerlukan keterlibatan aktif pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.
Sebagai perusahaan teknologi finansial, DANA menilai digitalisasi dapat berperan dalam mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan. Teknologi digital tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan peningkatan partisipasi publik dalam berbagai program pelestarian lingkungan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui sejumlah program keberlanjutan yang telah dijalankan perusahaan. Pada tahun lalu, DANA menerbitkan laporan keberlanjutan yang memuat target, komitmen, dan capaian perusahaan dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Laporan tersebut menjadi salah satu bentuk transparansi perusahaan dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab.
Selain itu, DANA juga mengembangkan berbagai inisiatif berbasis teknologi yang mendorong keterlibatan pengguna dalam isu lingkungan. Salah satunya melalui fitur Ocean Buddy yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut Indonesia sekaligus mengajak pengguna berpartisipasi dalam upaya pelestarian kawasan pesisir.
Director of Communications DANA Indonesia, Olavina Harahap, menegaskan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjalankan operasional maupun pengembangan bisnis. Menurutnya, teknologi dapat mempercepat perubahan, namun dampak yang berkelanjutan hanya dapat tercapai melalui kolaborasi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"Masa depan laut Indonesia tidak ditentukan oleh satu institusi atau satu perusahaan, melainkan oleh kemampuan kita untuk berkolaborasi," ujar Olavina.
Kolaborasi dengan KKP menjadi salah satu contoh sinergi antara sektor publik dan swasta dalam mendukung program pelestarian lingkungan. Melalui kemitraan tersebut, DANA berharap upaya pelestarian laut tidak hanya menghasilkan aksi jangka pendek, tetapi juga mendorong perubahan perilaku dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.
Ke depan, ekonomi biru dipandang sebagai salah satu pilar penting pembangunan Indonesia yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan dukungan inovasi digital dan kolaborasi multipihak, pengembangan ekonomi biru diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, ekosistem laut, dan perekonomian nasional. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.