Bahasa Inggris Kian Dibutuhkan, EF EFEKTA Gandeng 10 Education Ambassador
Kemampuan bahasa Inggris semakin menjadi salah satu kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja yang kian terhubung secara global. Di tengah kebutuhan tersebut, EF EFEKTA English for Adults menunjuk 10 Education Ambassador dari berbagai daerah di Indonesia untuk membantu memperluas akses pembelajaran bahasa Inggris sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Program ambassador tersebut merupakan bagian dari upaya EF EFEKTA menghadirkan pembelajaran bahasa Inggris yang dinilai lebih relevan dengan kebutuhan pendidikan, pengembangan karier, dan komunikasi profesional di era digital.
Sales & Marketing Director EF EFEKTA English for Adults, Stefany Yacop Tjahyadi mengatakan kemampuan bahasa Inggris kini tidak lagi sekadar menjadi nilai tambah, melainkan keterampilan yang semakin penting untuk mendukung perkembangan karier dan jejaring profesional.
“Di era global saat ini, kemampuan bahasa Inggris bukan hanya menjadi nilai tambah, tetapi juga menjadi keterampilan penting untuk membuka peluang karir, memperluas jaringan profesional, dan meningkatkan rasa percaya diri. Para EF EFEKTA Ambassadors diharapkan dapat menjadi inspirasi nyata sekaligus penggerak semangat belajar bahasa Inggris yang relevan dengan kebutuhan dunia modern saat ini,” ujarnya.
Menurut Stefany, kehadiran para ambassador juga menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris dapat diakses oleh masyarakat dari beragam latar belakang pendidikan, profesi, maupun wilayah. Kehadiran mereka diharapkan dapat mendorong generasi muda dan kalangan profesional untuk lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris sesuai kebutuhan masing-masing.
“Latar belakang pada ambassador yang beraneka ragam menunjukkan bahwa EF EFEKTA dapat menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan, profesi, dan wilayah. Hal ini mendukung terciptanya akses pendidikan yang lebih merata, dengan segala kesibukannya, di mana pembelajaran bahasa Inggris tidak hanya terbatas pada kelompok tertentu,” kata Stefany.
Dalam proses pembelajarannya, EF EFEKTA memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai pendukung pembelajaran. Namun perusahaan menilai interaksi langsung dengan pengajar tetap menjadi inti dari proses belajar bahasa Inggris. AI digunakan untuk membantu persiapan materi, personalisasi pembelajaran, pemberian umpan balik, hingga pemantauan perkembangan peserta didik.
Selain didukung pengajar lokal dan internasional, program pembelajaran juga menggabungkan kelas privat maupun kelompok serta komunitas belajar. Model tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih fleksibel bagi peserta didik dewasa dan profesional yang memiliki kebutuhan belajar berbeda-beda.
Dengan program ambassador tersebut, EF EFEKTA berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal untuk mengembangkan diri dan memperluas peluang karier di masa depan. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.