Citra Nusantara Gemilang (CGAS) Ngegas ke Bisnis LNG, Targetkan Pendapatan Rp879 Miliar pada 2026

PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) (Foto: dok.CGAS)
PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) (Foto: CGAS)

Emiten distribusi gas compressed natural gas (CNG) PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) bersiap memperluas lini usahanya melalui pengembangan bisnis liquefied natural gas (LNG). Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada kuartal IV-2026 dan diharapkan menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perseroan.

Direktur Utama CGAS, Andika Purwonugroho, mengatakan perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp879 miliar pada 2026 atau meningkat 43,65% dibandingkan realisasi 2025. Sementara itu, laba bersih ditargetkan mencapai Rp23,9 miliar atau tumbuh 68,14% secara tahunan.

Andika menjelaskan target tersebut didukung oleh peningkatan volume penjualan yang diproyeksikan mencapai 3.539.000 MMBTU pada 2026, naik 41,83% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami menargetkan pertumbuhan kinerja keuangan sejalan dengan peningkatan volume penjualan menjadi 3.539.000 MMBTU pada 2026, naik 41,83%,” ujar Andika dalam paparan publik, Senin (15/6/2026).

Untuk mendukung target tersebut, CGAS tengah mempersiapkan pengembangan usaha LNG yang saat ini masih berada pada tahap engineering, procurement, and construction (EPC). Perseroan menyatakan seluruh fasilitas operasional yang dibangun harus memenuhi standar teknis, aspek keselamatan, dan ketentuan regulasi sebelum beroperasi secara komersial.

Setelah beroperasi, produk LNG CGAS akan menyasar pelanggan ritel maupun sektor industri yang membutuhkan pasokan gas bumi untuk mendukung kegiatan operasional. Sejumlah perusahaan telah masuk dalam daftar calon pelanggan potensial, antara lain PT Yamaha Motor Parts Manufacturing Indonesia, PT Indo Kordsa Tbk, PT Magnolia Energi Lestari, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, PT Ateja Tritunggal, PT Bumi Marga Konstruksi, dan PT Genthala Arta Mandiri.

Manajemen menilai ekspansi ke bisnis LNG dapat memperluas pangsa pasar dan diversifikasi pelanggan, sekaligus menambah sumber pendapatan perseroan di luar bisnis distribusi CNG.

Optimisme tersebut ditopang oleh kinerja CGAS sepanjang 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp611,90 miliar, meningkat 20,33% dibandingkan Rp508,50 miliar pada 2024. Laba bersih melonjak 62,79% menjadi Rp15,88 miliar dari Rp9,76 miliar pada tahun sebelumnya.

Dengan proyek LNG yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026, CGAS berharap dapat memperluas basis pelanggan sekaligus menopang pertumbuhan kinerja pada periode mendatang. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag