AgriYouth 2026: MANU dan Universitas Jember Menyiapkan Talenta untuk Pertanian Masa Depan

Peserta AgriYouth Talks 2026. (Istimewa)

Momentum AgriYouth 2026 dan Gelar Produk Teknologi Hasil Pertanian Mahasiswa dimanfaatkan PT Mekar Asta Nusantara (MANU) dan Universitas Jember untuk memperkuat kemitraan strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta mendorong lahirnya inovasi yang relevan bagi pengembangan sektor pertanian nasional.

Melalui kemitraan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh lebih banyak kesempatan berinteraksi dengan dunia industri, tidak hanya melalui program magang, tetapi juga lewat pengembangan kompetensi dan akses terhadap peluang karier yang sesuai dengan kebutuhan sektor pertanian dan agribisnis.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan menjadi jembatan agar inovasi yang lahir di lingkungan kampus dapat berkembang menjadi solusi yang memberi manfaat bagi masyarakat dan dunia usaha.

Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, menegaskan sinergi antara perguruan tinggi dan sektor industri penting untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat memastikan inovasi mahasiswa berkembang menjadi solusi bernilai ekonomi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

AgriYouth Talks 2026 dibuka oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember, Sri Wahyuningsih. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri yang dinilai dapat menghadirkan ruang pembelajaran yang lebih selaras dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan pertanian modern.

Pada acara yang sama, Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Yasmine Meylia, menyoroti pentingnya literasi dan inklusi keuangan sebagai bekal bagi generasi muda dalam memanfaatkan berbagai peluang ekonomi di masa depan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Mekar Asta Nusantara (MANU), Evi Febriana Suhardi, menekankan pentingnya regenerasi petani, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan agribisnis modern untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Product Manager PT Mekar Investama Teknologi, Viky Alvianas, turut menyoroti peran literasi dan akses keuangan dalam mendorong inovasi serta kewirausahaan di kalangan generasi muda.

Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai isu, mulai dari peluang karier di sektor pertanian, adopsi teknologi, hingga akses pembiayaan bagi pelaku usaha muda. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempertemukan kalangan akademisi, industri, dan pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan talenta muda di sektor pertanian. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag