Central Proteina Prima (CPRO) Selektif Belanja Capex dan Tahan Dividen demi Perbaikan Kinerja
PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) akan menerapkan strategi belanja modal (capital expenditure/capex) yang lebih selektif sepanjang 2026 di tengah kondisi usaha yang masih menantang. Perseroan mengalokasikan maintenance capex sekitar Rp80 miliar hingga Rp90 miliar dengan fokus pada kebutuhan operasional yang mendesak dan investasi yang berdampak langsung terhadap kinerja perusahaan.
Direktur Utama CPRO, Hendri Laiman, mengatakan perseroan memilih pendekatan yang terukur dalam pengelolaan capex agar penggunaan dana tetap efisien dan memberikan kontribusi nyata terhadap operasional.
"Di tengah kondisi saat ini, Perseroan menerapkan pendekatan yang selektif dan terukur dalam pengelolaan belanja modal (capex), dengan memprioritaskan alokasi pada kebutuhan yang bersifat tidak bisa dihindari seperti maintenance capex dan fokus pada capex yang akan memberikan dampak langsung terhadap operasional maupun kinerja Perseroan," ujar Hendri Laiman dikutip dari Keterbukaan Informasi, Rabu (17/6/2026).
Selain menjaga disiplin belanja modal, CPRO juga belum berencana membagikan dividen kepada pemegang saham pada tahun ini. Manajemen menjelaskan bahwa pembagian dividen belum memungkinkan karena saldo laba perseroan masih berada dalam posisi negatif.
Menurut manajemen, sesuai ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas, dividen hanya dapat dibagikan apabila perusahaan memiliki saldo laba positif. Oleh karena itu, fokus utama saat ini adalah memperbaiki fundamental keuangan dan mempercepat pemulihan akumulasi laba.
Perseroan menyatakan terus menjalankan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja keuangan melalui efisiensi operasional dan pengembangan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi keuangan sehingga membuka peluang pembagian dividen pada masa mendatang.
Dalam sesi yang sama, manajemen juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat rencana untuk melakukan buyback saham.
Sementara itu, terkait ekspansi, CPRO menyampaikan pembangunan pabrik pakan di Pemalang masih berada pada tahap land clearing. Perseroan akan melanjutkan proses pembangunan setelah tahapan tersebut selesai. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.