Fast Retailing Foundation Memberangkatkan Penerima Beasiswa ke Jepang
Fast Retailing Foundation (FR Foundation) pada hari ini menggelar acara pelepasan sembilan siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia, sebagai penerima beasiswa angkatan pertama Program Beasiswa Studi ke Jepang. Acara ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah Indonesia dan Jepang, yaitu pejabat Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, kalangan akademisi, orang tua/wali penerima beasiswa, serta media.
Program Beasiswa Indonesia dari FR Foundation dirancang untuk mendukung siswa-siswi berprestasi yang memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan studi ke Jepang, sehingga keterbatasan finansial tidak menjadi hambatan dalam mengakses pendidikan tinggi di universitas-universitas Jepang.
Beasiswa ini merupakan bantuan pendidikan penuh yang tidak perlu dikembalikan (non-repayable grant), mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta berbagai kebutuhan pendukung selama masa studi di luar negeri. Selain itu, program ini menerapkan skema pendanaan yang telah dipastikan sebelum proses penerimaan universitas, sehingga para siswa dapat mengajukan pendaftaran ke universitasdengan kepastian dukungan finansial apabila diterima.
Pada periode pendaftaran tahun 2025, program ini menerima lebih dari 600 pendaftar dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari kota-kota besar di Pulau Jawa hingga Sulawesi, Sumatra, dan Papua.
Setelah melalui proses seleksi yang ketat, sembilan siswa terpilih sebagai penerima beasiswa angkatan pertama. Para penerima beasiswa akan menempuh berbagai bidang studi, antara lain teknik dirgantara, ilmu material, pertanian, biologi kelautan, ilmu komputer, kebijakan publik, ekonomi, dan pendidikan. Para siswa dijadwalkan memulai studi program sarjana berbahasa Inggris di berbagai universitas di Jepang pada musim gugur tahun 2026.
Dalam acara pelepasan tersebut, para siswa juga menerima pesan dan dukungan dari berbagai tokoh. Daisuke Hoshino, Menteri Informasi dan Kebudayaan, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia menyampaikan Jepang dan Indonesia telah membangun hubungan yang erat melalui pertukaran masyarakat yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Masa studi para siswa di Jepang tidak hanya akan memberikan pengalaman akademik, tetapi juga kesempatan untuk mengenal beragam perspektifdan memperluas wawasan. "Kami berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal berharga dalam perjalanan para siswa di masa depan," kata Hoshino di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Pada kesempatan ini, Yuli Haryanto, Direktur Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengatakan Indonesia dan Jepang telah membangun kemitraan yang erat di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Dia mengapresiasi Fast Retailing Foundation sebagai organisasi yang berkontribusi terhadap masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan, dan berharap beasiswa ini akan memperluas peluang bagi lebih banyak generasi muda di Indonesia. "Kami berharap program ini dapat berkontribusi terhadap pembangunan sosial melalui pertumbuhan siswa juga semakin memperkuat kerja sama pendidikan antara kedua negara,” ucap Yuli.
Tadashi Yanai, Presiden Fast Retailing Foundation, turut menyampaikan belajar di Jepang bukan hanya tentang menambah pengetahuan di bidang yang diminati, tetapi juga tentang mengenal cara berpikir dan nilai-nilai yang berbeda. Saat ini dunia semakin terhubung. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.