Pemegang Saham GoTo (GOTO) Sepakat Buyback Saham Rp3,5 Triliun

Pemegang Saham GoTo (GOTO) Sepakat  Buyback Saham Rp3,5 Triliun
Ilustrasi logo Gojek di kantor pusat GoTo di Jakarta pada Rabu (29/10/2025). Gojek adalah merek yang dikelola oleh emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Foto oleh Nadia K. Putri/SWA

Pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) periode 2026-2027 hingga Rp3,5 triliun.

“Para pemegang saham juga menyetujui usulan dan pembaruan terkait strategi pengelolaan modal perseroan, termasuk rencana pembelian kembali saham (share buyback) untuk periode 2026-2027 hingga Rp3,5 triliun,” jelas manajemen GOTO dari keterangan resmi yang diterima SWA.co.id pada Kamis (18/6/2026).

Adapun, pembelian kembali saham dilaksanakan 12 bulan setelah RUPSLB, yakni sejak tanggal 19 Juni 2026 sampai 18 Juni 2027. Biaya buyback berasal dari kas internal perseroan.

Alasan-alasan buyback oleh GOTO, pertama ditujukan untuk memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam mengelola modal, termasuk optimalisasi struktur modal. Kedua, buyback saham diharapkan dapat mendukung potensi pengembalian nilai lebih baik bagi pemegang saham di masa depan.

Melalui pembelian kembali saham, perseroan berharap performa harga saham perseroan dapat mencerminkan nilai fundamental yang sesungguhnya dari perseroan.

Selain merestui aksi buyback saham, pemegang saham GOTO dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) juga menyetujui untuk menunjuk kembali Agus D.W. Martowardojo sebagai Komisaris Utama, Marjorie Itu Lau sebagai Komisaris Independen, serta Santoso Kartono sebagai Komisaris. Ini seiring dengan berakhirnya masa jabatan pada bulan Juni 2026.

“Lami tetap fokus untuk menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan jutaan masyarakat Indonesia yang bergantung pada GoTo setiap harinya, termasuk mitra pengemudi, konsumen, dan mitra pedagang kami,” jelas Direktur Utama GoTo Gojek Tokopedia, Hans Patuwo

Adapun, berikut susunan baru dewan komisaris GOTO yang efektif terhitung sejak penutupan RUPST dan RUPSLB 2026.

  • Komisaris Utama: Agus D.W. Martowardojo
  • Komisaris Independen: John A. Prasetio
  • Komisaris Independen: Dirk Van den Berghe
  • Komisaris Independen: Marjorie Tiu Lao
  • Komisaris: Wishnutama Kusubandio
  • Komisaris: Andre Soelistyo
  • Komisaris: Santoso Kartono

Sementara, direksi GOTO tidak berubah. Susunannya sebagai berikut.

  • Direktur Utama: Hans Patuwo
  • Wakil Direktur Utama: Catherine Hindra Sutjahyo
  • Direktur: Simon Tak Leung Ho
  • Direktur: Monica Lynn Mulyanto
  • Direktur: R.A. Koesoemohadiani
  • Direktur: Wuzhen (William) Xiong
  • Direktur: Sudhanshu Raheja.

Menjelang penutupan bursa Kamis sore, saham GOTO masih bergerak stagnan di Rp50, mengutip data perdagangan yang dihimpun oleh BEI. Namun, nilai kapitalisasi pasarnya mencapai Rp57 triliun. Volume transaksinya menembus 180 juta saham. Nilai transaksinya mencapai Rp9 miliar dan frekuensi transaksi sebanyak 4.677 kali. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag