IHSG Menguat Tipis Pekan Lalu, Cermati BBCA, BMRI, dan RAJA Hari Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,07% ke level 6.177 pada perdagangan Jumat (19/6/2026), meskipun investor asing membukukan net sell cukup besar di pasar reguler yang mencapai Rp3,1 triliun.
Net sell asing terbesar terjadi pada saham-saham konglomerasi seperti AMMN, DSSA, dan TPIA. Kondisi ini mencerminkan masih berlanjutnya aksi profit taking serta rotasi dana asing dari saham berbasis komoditas dan kelompok holding besar.
Di sisi lain, tekanan jual asing tersebut juga menunjukkan sikap wait and see investor global terhadap perkembangan eksternal, terutama arah kebijakan suku bunga global dan pergerakan imbal hasil (yield) US Treasury. Adapun penopang utama penguatan IHSG pada hari itu berasal dari saham MORA dan BBCA.
“Kinerja saham BBCA menunjukkan tren penguatan sejak awal/pertengahan bulan Juni yang juga disertai dengan terjadinya net inflow asing di saham tersebut, mengindikasikan adanya selective buying pada saham perbankan berfundamental kuat di tengah volatilitas pasar yang masih relatif tinggi,” kata Kepala Riset dan Ekonomi PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto, Senin (22/6/2026).
Rekomendasi saham hari ini
BBCA – Uptrend Potential TP1: 6.425 (+1,98%) | TP2: 6.550 (+3,97%) | TP3: 8.600 (+36,51%) Support: 5.825 dan 5.525
BMRI – Uptrend Potential TP1: 4.460 (+3,67%) | TP2: 4.570 (+6,03%) | TP3: 6.050 (+40,37%) Support: 4.170 dan 4.090
RAJA – Accumulating TP1: 4.080 (+4,88%) | TP2: 4.580 (+17,74%) Support: 3.610 dan 3.330. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.