Danone Perkuat Praktik Bisnis Berkelanjutan Lewat Gerakan B Corp

Danone Indonesia menggelar Site Visit Asia B Corp Summit 2026.(Istimewa)

Keberlanjutan kini menjadi salah satu tolok ukur daya saing perusahaan. Di tengah tuntutan agar bisnis mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus memberikan dampak sosial dan lingkungan, kolaborasi lintas pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, Danone Indonesia bersama B Lab dan B Market Builder (BMB) Southeast Asia menggelar Site Visit Asia B Corp Summit 2026 bertajuk From Purpose to Impact: Advancing B Corp for Indonesia’s Sustainable Future. Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas penguatan praktik bisnis berkelanjutan di Indonesia.

CEO Danone Indonesia, Laurent Boissier mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mempercepat lahirnya lebih banyak bisnis yang mampu menghadirkan dampak positif.

“Site Visit Asia B Corp Summit 2026 diharapkan memperkuat sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam mendorong ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Laurent mengatakan, bagi Danone Indonesia, sertifikasi B Corp merupakan komitmen untuk memastikan setiap keputusan bisnis menciptakan nilai bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan.

Melalui Danone Impact Journey, perusahaan mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke seluruh rantai nilai, mulai dari penyediaan produk bernutrisi, pelestarian sumber daya air, penguatan ekonomi sirkular, hingga pemberdayaan petani dan komunitas.

Dalam forum tersebut, peserta juga membahas pentingnya membangun ekosistem bisnis yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola perusahaan.

Dalam keynote speech, Head of National SDGs Secretariat sekaligus Deputi Bidang Pembangunan Berkelanjutan Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, mengatakan dunia usaha merupakan mitra strategis dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, implementasi SDGs perlu mengedepankan prinsip kolaborasi, inklusivitas, dan pembangunan yang saling menguatkan. “Keberhasilan SDGs bukan ditentukan oleh banyaknya program, melainkan kemampuan seluruh pemangku kepentingan menciptakan nilai ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola secara bersamaan,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Christopher Marquis, Professor at University of Cambridge, mengatakan B Corp merupakan salah satu gerakan bisnis yang menghadirkan kerangka transformasi ekonomi melalui B Impact Assessment dan ekosistem kolaboratif yang memungkinkan perusahaan memperbesar dampak secara kolektif.

Board Member sekaligus Co-Founder B Lab, Bart Houlahan, menambahkan sertifikasi B Corp merupakan titik awal bagi perusahaan untuk terus meningkatkan praktik bisnis yang bertanggung jawab melalui perbaikan dan kolaborasi dalam menjawab tantangan sosial maupun lingkungan.

Di sisi lain, Chairwoman APINDO, Shinta W. Kamdani, menilai keberlanjutan telah menjadi strategi bisnis yang menentukan daya saing. Menurut Shinta, kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari komunitas global B Corp, Danone Indonesia menjalankan Danone Impact Journey yang berfokus pada tiga pilar, yakni Health, Nature, serta People & Communities. Program tersebut mencakup penyediaan produk bernutrisi, perlindungan lingkungan dan pengembangan ekonomi sirkular, serta pemberdayaan masyarakat dan mitra usaha.

Danone Indonesia memperoleh sertifikasi B Corp pada 2018 dan menjadi perusahaan FMCG pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi tersebut. Saat ini perusahaan memiliki B Impact Score sebesar 98,6, di atas ambang batas sertifikasi B Corp yang ditetapkan sebesar 80 poin. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag