Repower Asia Indonesia (REAL) Siapkan Dua Proyek Baru, Bidik Pertumbuhan pada 2026

(Kiri-kanan): Yahya Attamimi Direktur REAL dan Sjafardamsah, Direktur REAL dalam RUPST link Zoom, Senin (29/6/2026). (Istimewa)

PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) memutuskan membagikan dividen tunai kepada pemegang saham berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp33,17 juta atau Rp0,005 per saham. Sisa laba bersih dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan perseroan.

Direktur Utama REAL, Aulia Firdaus, mengatakan perseroan berkomitmen membagikan dividen tunai secara konsisten setiap tahun sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang saham.

Dalam Paparan Publik Tahunan, manajemen REAL juga memaparkan strategi pertumbuhan yang bertumpu pada dua pilar, yakni pertumbuhan organik dan ekspansi non-organik. Strategi tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan nilai aset sekaligus memperkuat fundamental keuangan perseroan.

Direktur REAL, Yahya Attamimi, menjelaskan pertumbuhan organik akan difokuskan pada optimalisasi proyek Perumahan Botanical Puri Asri di Depok.

Sementara itu, ekspansi non-organik dilakukan melalui pengembangan dua proyek perumahan baru di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Kedua proyek tersebut saat ini masih berada pada tahap persiapan lahan dan perizinan.

“Kedua proyek ditargetkan meluncur secara komersial pada paruh kedua 2026 dan diharapkan mendorong pertumbuhan penjualan sedikitnya 20% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya,” katanya.

Selain itu, REAL memperluas pasar hunian terjangkau melalui kerja sama operasi (KSO) dengan Riscon Group dalam pengembangan Grand Riscon Darmaga di Bogor.

Proyek tersebut menyasar segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan diharapkan menjadi salah satu kontributor terhadap pertumbuhan penjualan perseroan.

Di sisi lain, REAL mulai mempercepat transformasi ke bisnis properti digital sebagai upaya membuka sumber pendapatan baru sekaligus memperkuat daya saing.

Direktur REAL, Sjafardamsah, mengatakan inisiatif tersebut masih dalam tahap persiapan dan pembahasan dengan mitra strategis, namun diharapkan menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang perseroan.

Sjafardamsah mengakui kondisi ekonomi global dan domestik masih menjadi tantangan, termasuk fluktuasi nilai tukar rupiah serta dinamika suku bunga yang memengaruhi daya beli masyarakat. Meski demikian, REAL tetap optimistis dapat menjaga kinerja operasional dan mencatatkan pertumbuhan hingga akhir 2026.

Menurut Sjafardamsah, optimisme tersebut didukung oleh optimalisasi insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), perluasan kolaborasi dengan agen properti, serta penguatan kemitraan dengan perbankan untuk menghadirkan pembiayaan yang lebih kompetitif. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag