IHSG Berpeluang Rebound, BNI Sekuritas Jagokan Saham BIPI, VKTR, ESSA, HRTA, PTBA, dan RAJA

IHSG Berpeluang Rebound, BNI Sekuritas Jagokan Saham  BIPI, VKTR, ESSA, HRTA, PTBA, dan RAJA
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) (Foto: dok.PTBA)

PT BNI Sekuritas memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu pekan ini memantul kembali (rebound) ke zona hijau. " Level support IHSG pada rentang 5.500 hingga 5.600 poin dan resistance pada kisaran 5.800 hingga 5.950 poin," ujar Fanny Suherman pada risetnya di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Selasa kemarin, IHSG ditutup turun 3.05%, disertai dengan jual bersih (net sell) investor asing senilai Rp1,21 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk BBRI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI).

Investor mengamati sentimen domestik dan global. Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa (30/6). Rally saham-saham teknologi, terutama sektor semikonduktor, mendorong seluruh indeks-indeks saham bursa saham AS mengakhiri semester I/2026 dan kuartal II tahun ini dengan performa impresif.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,26% mencetak all time high (ATH). Sementara itu, S&P 500 menguat 0,79%, dan Nasdaq Composite melesat 1,52%. Penguatan pasar dipimpin oleh lonjakan saham-saham produsen chip. Saham Nvidia naik 2,6%, Advanced Micro Devices (AMD) melonjak 7,7%, dan Intel menguat 6%.

Adapun, ETF sektor semikonduktor VanEck Semiconductor ETF (SMH) naik lebih dari 3%, sehingga mencatat kenaikan sekitar 82% sejak awal tahun. Kinerja tersebut menutup perdagangan semester I sekaligus kuartal II tahun 2026 dengan hasil yang solid. Paruh pertama 2026 diwarnai volatilitas tinggi akibat lonjakan harga energi yang dipicu konflik Iran serta kekhawatiran pasar terhadap keberlanjutan belanja besar-besaran untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Namun memasuki kuartal II, sentimen pasar membaik seiring meredanya kekhawatiran terhadap sektor AI dan meningkatnya optimisme bahwa konflik geopolitik mulai menuju penyelesaian.

Bursa Asia mayoritas naik pada perdagangan Selasa (30/6/2026). Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,86%, dan Topix menguat 0,32%. Sedangkan, Hang Seng Hong Kong turun 0,63% dan ASX 200 Australia melemah 0,51%. Sementara itu, Taiex Taiwan melesat 2,5% dan Kospi Korea Selatan bertambah 0,97%.

Di sisi lain, Straits Times melemah 0,73% dan FTSE Malaysia turun 0,11%. Sentimen lain, saham Jepang mengikuti zona positif pada ekuitas global setelah AS dan Iran setuju untuk menghentikan permusuhan dan memperbarui perundingan mengenai Selat Hormuz.

BNI Sekuritas pada perdagangan hari ini merekomendasikan saham BIPI, VKTR, ESSA, HRTA, PTBA, dan RAJA

BIPI : Area beli di Rp107-112, cutloss di bawah Rp107. Target dekat di Rp117-125.

VKTR : Area beli di Rp468, cutloss di bawah Rp460. Target dekat di Rp480-490.

ESSA : Area beli di Rp515, cutloss di bawah Rp505. Target dekat di Rp530-550.

HRTA : Area beli di Rp1.685, cutloss di bawah Rp1.660. Target dekat di Rp1.725-1.735.

PTBA : Area beli di Rp2.260-2.290, cutloss di bawah Rp2.250. Target dekat di Rp2.320-2.360.

RAJA : Area beli di Rp3.600, cutloss di bawah Rp3.500. Target dekat di Rp3.700-3.900. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag