DEWA Bagikan Dividen Perdana, Dividend Yield Capai 0,53%
PT Darma Henwa Tbk memulai babak baru dalam kebijakan pengembalian nilai kepada pemegang saham dengan membagikan dividen tunai perdana sepanjang sejarah perseroan. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Senin (29/6/2026).
Perseroan menetapkan dividen tunai sebesar Rp1,5 per saham dengan total nilai sekitar Rp58,65 miliar. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 31 Juli 2026.
Berdasarkan harga penutupan saham DEWA pada perdagangan Selasa (30/6/2026) di level Rp284 per saham, dividend yield atau imbal hasil dividen perseroan mencapai sekitar 0,53%.
Dividen tersebut berasal dari laba inti tahun buku 2025 sebesar Rp514,5 miliar dengan dividend payout ratio (DPR) 11,4%. Artinya, sekitar Rp455,85 miliar atau 88,6% dari laba inti tetap dibukukan sebagai laba ditahan.
Besaran DPR tersebut menunjukkan perseroan masih mempertahankan sebagian besar laba untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung kebutuhan belanja modal (capital expenditure) dan ekspansi operasional.
"Pembagian dividen ini menjadi yang pertama kali dalam sejarah Perseroan, mencerminkan fundamental Perseroan yang semakin kuat sekaligus keyakinan kami terhadap prospek usaha ke depan. Kami akan terus menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada para pemegang saham dan investasi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan," ujar Ricardo Silaen, Direktur PT Darma Henwa Tbk, dalam wawancara, Senin (29/6).
Ricardo menambahkan, perseroan akan tetap berfokus pada penguatan tata kelola perusahaan, disiplin operasional, serta implementasi aspek Health, Safety, and Environment (HSE) untuk menopang pertumbuhan bisnis dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.
Sepanjang 2025, Darma Henwa membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp43 triliun. Angka tersebut mencakup keuntungan yang bersifat satu kali (one-off) dari goodwill negatif terkait konsolidasi Gava Mineral Resources, serta telah memperhitungkan kerugian dari penjualan aset dan persediaan non-produktif. Sementara itu, laba inti perseroan tercatat sebesar Rp514,5 miliar dan menjadi dasar pembagian dividen.
Rincian dividen DEWA
- Dividen per saham: Rp1,5
- Total alokasi dividen: sekitar Rp58,65 miliar
- Laba inti 2025: Rp514,5 miliar
- Dividend payout ratio (DPR): 11,4%
- Harga saham (30 Juni 2026): Rp284 per saham
- Dividend yield: sekitar 0,53%
- Jadwal pembayaran dividen: 31 Juli 2026
Pembagian dividen perdana ini menandai dimulainya kebijakan distribusi laba kepada pemegang saham sejak perseroan berdiri. Pada saat yang sama, perseroan tetap mempertahankan sebagian besar laba sebagai laba ditahan untuk mendukung kebutuhan pendanaan dan pengembangan usaha. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.