Soechi Lines (SOCI) Terbitkan Sukuk, Targetkan Galang Dana Jumbo Rp3 Triliun untuk Akuisisi Kapal
PT Soechi Lines Tbk (SOCI) berencana menerbitkan surat utang berbasis syariah tanpa warkat (scripless) bernama Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Soechi Lines Tahap I Tahun 2026, dengan target dana penghimpunan sebesar Rp3 triliun. Sukuk ini berjangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi pada Selasa (2/7/2026).
“Seluruh dana hasil penawaran umum sukuk ijarah setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan dipergunakan perseroan untuk memperoleh hak manfaat (usufruct acquisition) atas 1 unit kapal milik perusahaan anak yaitu Great Ocean Marine Ltd (GOM) berdasarkan Akad Ijarah 1,” jelas manajemen SOCI dari prospektus yang terbit di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini.
Dana yang diperoleh Great Ocean Marine atas pengalihan hak manfaat tersebut, akan digunakan seluruhnya untuk membayar sebagian pokok utang kepada SOCI sebagai pemegang saham atau shareholders.
Selain itu, SOCI akan menggunakan seluruh dana pembayaran pemegang saham dari Great Ocean Marine untuk membayar sebagian pokok utang kepada entitas anak perusahaan perseroan, yaitu PT Putra Utama Line (PUL).
Seluruh dana yang diterima PUL itu akan digunakan untuk membayar sebagian pokok utang pinjaman sindikasi perusahaan tersebut kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Adapun, jumlah sisa imbalan ijarah sukuk ijarah yang ditawarkan perseroan sebesar Rp134.855.000.000, dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp10.720.972.500 per tahun yang dihitung dari jumlah sisa imbalan ijarah atau sebesar Rp79,5 juta untuk setiap kelipatan Rp1 miliar per tahun dari jumlah sisa imbalan ijarah.
SOCI menetapkan satuan perdagangan sebesar Rp5 juta dan kelipatannya. Periode pembayaran cicilan imbalan ijarah pada setiap tiga bulan terhitung sejak tanggal emisi.
Tanggal pembayaran cicilan imbalan ijarah pertama dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2026. Sedangkan, pembayaran cicilan imbalan ijarah terakhir sekaligus tanggal pembayaran kembali sisa imbalan ijarah akan dibayarkan pada tanggal 8 Juli 2029.
Selain itu, peringkat efek sukuk ini adalah idAAA(sy)(sf) atau Triple A Syariah; Structured Finance, yang dinilai dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Perseroan menggandeng PT Mandiri Sekuritas, PT BCA Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi. Perseroan juga menggandeng PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) sebagai wali amanat dalam penerbitan sukuk.
Memasuki jeda sesi pertama perdagangan, saham SOCI menguat 2,58% dari Rp310 ke Rp318, melansir data perdagangan real-time dari BEI pada pukul 11.57 WIB. Nilai kapitalisasi pasarnya mencapai Rp2,24 triliun, dengan volume transaksi sebanyak 1,26 juta saham. Nilai transaksinya menembus Rp397,7 juta dan frekuensinya sebanyak 258 kali.
Beberapa menit kemudian, saham SOCI bergerak menguat 1,94% dari Rp310 ke Rp316 pada pukul 11.59 WIB. Kapitalisasi pasar senilai Rp2,23 triliun. Frekuensi transaksinya bertambah menjadi 263 kali, dengan nlai transaksi sebesar Rp400,9 juta. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.