JIPS 2026 Sukses Bawa 120 Exhibitor dan 200 Jenis Hewan
Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 yang diselenggarakan pada 3-5 Juli 2026 di Nusantara International Convention and Exhibition (NICE), PIK 2 itu memboyong lebih dari 120 exhibitor serta lebih dari 200 jenis, ras, dan spesies hewan dari berbagai kategori.
Mulai dari 42 ras anjing, 33 jenis reptil, 30 jenis burung, 25 jenis serangga, 24 ras kucing, 19 ras guinea pig, 8 ras ayam hias, 7 jenis ikan hias, 6 ras kelinci, 4 jenis sugar glider, hingga lebih dari 20 satwa eksotis seperti American Pygmy Goat, Capybara, kuda poni, rakun dan Chinchilla.
“JIPS akan terus kami kembangkan sebagai rumah bagi ekosistem hewan peliharaan Indonesia — tempat edukasi, komunitas, dan pelaku industri bertemu. Yang pengunjung lihat hari ini adalah fondasi dari agenda jangka panjang yang lebih besar,” ujar Project Director Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026, Adhika Arthapaty, dalam siaran pers dikutip Senin (6/7/2026).
Adhika pun mengungkapkan kesuksesan JIPS 2026 ini menjadi pameran yang akan terus berlanjut dari tahun ke tahun. "JIPS pun akan diselenggrakan tahun depan pada 2–4 Juli 2027," ungkapnya.
Keseruan di area hall juga menjadi destinasi favorit pengunjung, mulai dari Mini Zoo by deHakims, Jagat Satwa Nusantara, Animalium, Museum of Cats & Exotic Animal, Zafran di area Faunatic Interactive Mini Zoo, hingga Vet Clinic Service.
Program lainnya, seperti kompetisi Morphvolution juga memiliki audiens tersendiri. Ajang ini mempertemukan para pehobi gecko untuk menampilkan berbagai morph dengan karakteristik, warna, dan pola yang unik, sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai keragaman spesies gecko.
Program edukasi berlanjut melalui Animal Heroes in Society bersama Kombes Pol. Gatot Aris Purbaya dari Direktorat Polisi Satwa (DITPOLSATWA) dan Floki, yang memperkenalkan peran anjing dalam mendukung berbagai tugas kepolisian, mulai dari pencarian dan penyelamatan, pelacakan, hingga pengamanan kegiatan nasional. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.