BEI Sebut Inaco (JELI) dan Rumah Sakit JEC (JECX) Jadi Emiten ke-958 dan 959 di BEI

BEI Sebut Inaco (JELI) dan Rumah Sakit JEC (JECX) Jadi Emiten ke-958 dan 959 di BEI
Suasana pelaksanaan pencatatan saham PT Niramas Utama Tbk atau Inaco (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk atau JEC Eye Hospitals & Clinics (JECX) di Mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Selasa (7/7/2026). Foto: Nadia K. Putri/SWA

Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Saidu Solihin menyebutkan PT Niramas Utama Tbk atau Inaco (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk atau JEC Eye Hospitals & Clinics (JECX) menjadi perusahaan tercatat yang ke-958 dan ke-959.

“PT Niramas Utama Tbk dan PT Nitrasanata Dharma Tbk menjadi perusahaan tercatat kedua dan ketiga pada tahun 2026,” jelas Saidu dari pidatonya di Mainhall BEI, Jakarta pada Selasa (7/7/2026).

Sepanjang tahun 2026, baru ada tiga perusahaan yang melaksanakan pencatatan saham perdana (IPO). Antara lain PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) pada 10 April 2026. Selebihnya, pelaksanaan IPO dilakukan pada hari ini, yaitu JELI dan JECX.

Satu jam setelah pembukaan harga JECX dan JELI, keduanya bergerak dinamis. Misalnya untuk saham JELI, bergerak koreksi 0,11% ke Rp2.821 pada pukul 10.20 WIB. Sedangkan saham JECX masih menguat 0,57% ke Rp1.491.

Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta dua saham IPO, yaitu PT Niramas Utama Tbk atau Inaco (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk atau JEC Eye Hospitals & Clinics (JECX) di Mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Selasa (7/7/2026). Foto Nadia K. Putri/SWA
Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta dua saham IPO, yaitu PT Niramas Utama Tbk atau Inaco (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk atau JEC Eye Hospitals & Clinics (JECX) di Mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Selasa (7/7/2026). Foto Nadia K. Putri/SWA

JELI dan JECX juga masuk dalam jajaran lima daftar saham dengan kenaikan signifikan (top gainers), berdasarkan pantauan SWA.co.id di papan harga Mainhall BEI. Selebihnya adalah Pikko Land Development Tbk (RODA), PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND), dan Sekar Bumi Tbk (SKBM).

JELI dan JECX juga mengalami auto rejection atas (ARA). Data perdagangan real-time BEI menunjukkan, ARA JELI berada di Rp1.125. Sementara ARA JECX berada di Rp1.560. Hingga pukul 11.02 WIB, saham JELI dan JECX masih mentok di harga ARA, yaitu masing-masing di Rp1.125 dan Rp1.560.

Kenaikan harga saham JELI dan JECX juga mengungkit pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan jam 09.00 pagi. Tadi, IHSG dibuka di level 5.933,57, dan menyentuh level tertinggi di 5.954,35. Level terendahnya berada di level 5.890,44.

Pada pukul 11.03 WIB, IHSG masih bergerak menguat lebih 0,40% ke level 5.940 dan 5.939, dari level 5.916,07. Seluruh pergerakan indeks komposit dan harga saham IPO masih dinamis hingga jeda perdagangan pukul 12.00 WIB.(*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag