Setelah Bawa IPO, Sucor Sekuritas Mengantongi Mandat IPO Perusahaan Media dan Teknologi di 2026
PT Sucor Sekuritas berencana memboyong dua perusahaan melaksanakan IPO di sepanjang 2026.
“Dalam pipeline kami ada dua, tetapi kami masih mempertimbangkan untuk IPO di semester II tahun ini atau semester I tahun depan,” jelas Direktur Utama Sucor Sekuritas, Bernadus Setya Ananda Wijaya Laksana kepada awak media di Mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Pada hari ini, Sucor Sekuritas telah menjadi partisipan admin dan penjamin emisi efek untuk PT Niramas Utama Tbk atau Inaco (JELI). Perusahaan manufaktur makanan dan minuman ini menawarkan sekitar 266 juta saham dengan harga Rp900 per saham. Sehingga perseroan menghimpun dana IPO sebesar Rp239,4 miliar—belum dikurangi oleh biaya emisi.
Hari berikutnya, Sucor Sekuritas juga akan menjembatani pelaksanaan IPO PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang dijadwalkan pada 9 Juli 2026. Sama seperti JELI, Sucor Sekuritas menjadi partisipan admin dan penjamin emisi efek di PRDL.
Bernadus mencermati secara sektoral, sektor kesehatan masih prospektif pada tahun 2026. Hal ini disebabkan, masyarakat semakin memperhatikan kualitas hidup dan kesehatan, di samping masih menarik banyak minat investor.
Namun, Bernadus juga melihat bahwa sektor teknologi masih mengalami tantangan untuk melaksanakan IPO di tahun ini. Alasannya, investor cenderung mencari kestabilan dan kepastian investasi di tengah era suku bunga tinggi.
Menjelang jeda perdagangan sesi pertama Selasa siang, saham JELI masih stagnan di area harga auto rejection atas (ARA) sebesar Rp1.125, melansir dari data perdagangan BEI pada pukul 11.41 WIB. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.