Mosto, Strategi Meracik Loyalitas Pelanggan di Tengah Sengitnya Bisnis F&B Bali

Mosto terus berevolusi dengan menghadirkan hidangan yang berani, penuh karakter, dan mencerminkan kreativitas tim dapur. (Istimewa)

Ketatnya persaingan bisnis kuliner di Bali menuntut pelaku usaha terus berinovasi untuk mempertahankan relevansi. Mosto menjawab tantangan tersebut melalui identitas merek yang kuat, inovasi menu, dan pengalaman bersantap yang konsisten, sehingga mampu bertahan dan berkembang selama empat tahun di kawasan Berawa.

Berlokasi di koridor Berawa yang menghubungkan Canggu dan Seminyak, Mosto tumbuh seiring berkembangnya kawasan tersebut sebagai destinasi kuliner premium.

Nama Mosto yang dalam bahasa Italia berarti sari anggur segar, tahap awal pembuatan wine mencerminkan filosofi membangun sesuatu dari fondasi yang kuat hingga menjadi destinasi kuliner berkarakter.

Didirikan oleh Isabella Rowell, Lorenzo De Petris, Federico Sirito, Nicolas Lento, Denny Bakiev, dan Vanessa Di Maria dari Mexicola Group, Mosto kini menjadi salah satu restoran dengan posisi kuat di industri kuliner Bali.

Karakter kuliner Mosto dibangun oleh Executive Chef Lorenzo De Petris yang berpengalaman di restoran berbintang Michelin, seperti Le Gavroche dan Ristorante Duomo.

Ia memadukan teknik memasak Eropa dengan inspirasi cita rasa global dalam konsep sharing plates yang menjadi identitas restoran.

Menu seperti crostoni dengan shoyu burnt butter, anchovy, dan Sichuan pepper, serta lamb rendang xian bing menjadi favorit pelanggan, didukung pilihan pasta dan hidangan berukuran besar yang dirancang untuk dinikmati bersama.

Menurut Lorenzo De Petris, inovasi akan tetap menjadi fondasi perkembangan Mosto. Setelah empat tahun beroperasi, fokus restoran ini adalah terus berevolusi dengan menghadirkan hidangan yang berani, penuh karakter, dan mencerminkan kreativitas tim dapur.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembaruan menu secara berkala yang mengikuti musim serta eksplorasi kuliner yang berkelanjutan.

Mosto melengkapi kualitas hidangannya dengan pengalaman bersantap yang menyeluruh. Program minuman menghadirkan label independen, koleksi eksklusif, wine tasting, serta koktail klasik berinterpretasi modern yang memperkuat identitas restoran.

Konsistensi tersebut menjadi fondasi loyalitas pelanggan di tengah ketatnya persaingan F&B Bali.

Memasuki tahun keempat, Mosto telah memantapkan posisinya sebagai salah satu destinasi kuliner di Berawa. Dengan konsep kasual berstandar tinggi, restoran ini terus memperkuat diferensiasi dan relevansinya di lanskap gastronomi Bali.(*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag