Performa Indeks ISSI Anjlok di Semester I/2026, Bagaimana Nasib Reksa Dana dan Sukuk?

Performa Indeks ISSI Anjlok di Semester I/2026, Bagaimana Nasib Reksa Dana dan Sukuk?
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko memaparkan kinerja pasar modal syariah dalam paparan daring RDKB OJK Juni 2026 pada Selasa (7/7/2026). Tangkapan layar: Nadia K. Putri/SWA

Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk bulan Juni 2026 menjabarkan bahwa performa Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melorot sebesar 36,30% ke level 196,59 pada akhir Juni 2026.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko, menjelaskan posisi indeks komposit syariah tersebut turun sebesar 30,15% ke level 215,57 pada Mei tahun ini.

Meskipun demikian, pangsa pasar reksa dana syariah meningkat 12,50% pada akhir Juni 2026, tetapi nilai total dana kelolaan atau asset under management (AUM) turun sebesar Rp81,64 triliun. Bulan sebelumnya, nilai AUM sebesar Rp83,71 triliun, dengan pangsa pasar 12,21%.

“Meskipun terdapat penurunan pada kinerja Indeks Saham Syariah Indonesia dan asset under management reksa dana syariah, sukuk korporasi berhasil tumbuh 15,23% year-to-date menjadi Rp101,64 triliun,” jelas Hernawan dalam paparan daring RDKB OJK Juni 2026 pada Selasa (7/7/2026).

Data OJK menunjukkan, sukuk syariah yang terdiri dari sukuk negara, korporasi, serta pangsa pasarnya bergerak dinamis. Pada akhir Juni 2026, nilai sukuk negara menembus Rp1.793,39 triliun, sebelumnya sebesar Rp1.739,39 triliun pada akhir Mei 2026.

Untuk sukuk korporasi, nilai outstanding pada akhir Juni sebesar Rp101,64 triliun. Sebelumnya sebesar Rp95,89 triliun pada akhir Mei 2026. Sementara, pangsa pasar sukuk korporasi meningkat pada akhir Juni 2026 menjadi 17,59%, sebelumnya 16,97%.

Pada perdagangan Selasa ini, ISSI masih bergerak menguat tipis 0,33% ke level 205,59, melansir data perdagangan real-time dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 15.21 WIB. Dalam naungan indeks ini, sebanyak 271 saham mengalami kenaikan harga, 172 saham turun, dan 137 saham stagnan.

Seluruh pergerakan ISSI masih dinamis, seiring dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan pukul 16.00 WIB. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag