ManageEngine Luncurkan Marketplace Ekosistem Partner-Developer di Asia Tenggara

(ki-ka) Arun Kumar, Regional Director APAC, Rajesh Ganesan, CEO ManageEngine dan Karthick Chandrasekar, Associate Director Business APAC dalam ManageEngine media roundtable. (Foto: Jeihan Kahfi/SWA)
(ki-ka) Arun Kumar, Regional Director APAC, Rajesh Ganesan, CEO ManageEngine dan Karthick Chandrasekar, Associate Director APAC saat ManageEngine media roundtable di Jakarta, (6/7/2026). (Foto: Jeihan Kahfi/SWA)

ManageEngine, sebagai penyedia enterprise IT management meluncurkan ekosistem partner-developer bernama ManageEngine Marketplace di pasar Asia Tenggara. Platform ini dirancang untuk membantu perusahaan di kawasan meningkatkan sistem teknologi informasi melalui pemanfaatan teknologi baru, termasuk akal imitasi (AI).

Chief Executive Officer ManageEngine, Rajesh Ganesan mengatakan perusahaan membangun platform yang fleksibel sehingga pelanggan maupun mitra dapat mengembangkan aplikasi, menyesuaikan fitur, hingga memperluas kemampuan produk sesuai kebutuhan bisnis.

"Kami membuat platform kami sangat fleksibel sehingga pengguna dapat melakukan kustomisasi, membangun perangkat lunak sendiri, serta memperluas kemampuan produk. Baik lewat ekosistem Apple atau Android, pelanggan dan mitra kami dapat membangun aplikasi di atas platform ManageEngine, memodifikasi perilaku produk, lalu mempublikasikannya melalui marketplace," kata Rajesh saat media roundtable di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Menurut Rajesh, ManageEngine Marketplace menjadi ekosistem yang menghubungkan partner-developer, pelanggan dan tim platform ManageEngine untuk berkolaborasi menciptakan inovasi sekaligus mempercepat transformasi TI perusahaan.

Sejak diluncurkan pekan lalu, marketplace tersebut telah diikuti lebih dari 17 organisasi partner-developer yang menghasilkan lebih dari 170 ekstensi siap pakai (turnkey extensions). Hingga saat ini, berbagai ekstensi tersebut telah mencatatkan lebih dari 10.000 kali unduhan.

ManageEngine juga mengintegrasikan agen AI miliknya, Zia, ke dalam berbagai platform ManageEngine maupun solusi pihak ketiga. Langkah ini ditujukan untuk mempercepat otomatisasi pekerjaan dan meningkatkan produktivitas operasional perusahaan.

Dalam kesempatan yang sama, ManageEngine memaparkan kinerja bisnisnya di Asia Tenggara. Perusahaan mencatat pertumbuhan regional sekitar 25% dengan pertumbuhan solusi cloud mencapai 30%. Secara keseluruhan, ManageEngine telah melayani lebih dari 7.500 pelanggan di enam pasar utama Asia Tenggara.

Indonesia dan Singapura masing-masing menjadi pasar dengan lebih dari 1.000 pelanggan, disusul Malaysia dengan lebih dari 800 pelanggan, Filipina lebih dari 750 pelanggan, Thailand lebih dari 700 pelanggan, serta Vietnam lebih dari 500 pelanggan.

Dari sisi pertumbuhan pendapatan, Vietnam mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 35%, diikuti Filipina 30%, Malaysia dan Thailand masing-masing 25%, Singapura 23%, serta Indonesia 20%. Sementara itu, pertumbuhan solusi cloud tertinggi terjadi di Singapura dan Filipina yang masing-masing mencapai 35%, sedangkan Indonesia, Malaysia dan Thailand mencatatkan pertumbuhan 30%, serta Vietnam 20%.

Sejumlah perusahaan dan organisasi yang telah menjadi pelanggan ManageEngine di kawasan antara lain AirAsia, CIMB, Panasonic, Mizuho, JAPFA, PepsiCo, Suntory, Lintasarta, serta Kementerian Pendidikan Malaysia. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag