Investor Pasar Modal Indonesia Tumbuh 42,22% di Juni 2026
OJK terus melakukan berbagai inisiatif pendalaman pasar modal Indonesia. Berkat Self-Regulatory Organizations (SRO) dan industri jasa keuangan, jumlah investor di pasar modal domestik terus menunjukkan tren peningkatan.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon, OJK, Hasan Fauzi menuturkan penambahan sebanyak 1,21 juta investor baru ini menggenapi jumlah total investor pasar modal sebanyak 28,96 juta investor pada Juni 2026. "Dengan perkembangan tersebut, jumlah investor di pasar modal tumbuh 42,22% pada tahun berjalan ini," ujar Hasan pada jumpa pers virtual di Selasa (7/7/2026)
Adapun, kapitalisasi pasar saham senilai Rp9,8 triliun atau turun dari Mei 2026 sebesar Rp10,7 triliun. Sementara, rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) saham Rp24,19 triliun atau turun tipis dari 24,62 triliun pada Mei 2026.
Dari sisi intermediasi, pasar modal domestik terus menjalankan peran pentingnya sebagai sumber pembiayaan jangka panjang bagi dunia usaha. Hingga akhir Juni 2026, nilai fundraising oleh korporasi di pasar modal telah mencapai Rp112,67 triliun.
"Sementara pada pipeline, terdapat 11 rencana Penawaran Umum dengan nilai indikatif Rp15,84 triliun," ungkap Hasan. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.