Houston Gunakan Listrik EBT di Piala Dunia
Kota Houston, Amerika Serikat, berkomitmen capai target penggunaan 100 % listrik yang berasal dari energi baru terbarukan (EBT) selama penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026. Komitmen tersebut menjadi bagian dari strategi keberlanjutan yang disiapkan Houston sebagai salah satu kota tuan rumah turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui laman resmi penyelenggara FIFA World Cup 2026 Houston dan dikutip pada Selasa (7/7/2026), target tersebut merupakan bagian dari Environmental Sustainability Plan yang disusun untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia 2026 sekaligus menciptakan warisan jangka panjang dalam pembangunan kota yang berkelanjutan.
Melalui dokumen tersebut, Houston menetapkan penggunaan 100 % renewable electricity atau listrik yang bersumber dari energi terbarukan di berbagai lokasi utama penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kota tersebut untuk menekan dampak lingkungan dari pelaksanaan ajang olahraga berskala internasional.
Selain beralih ke listrik berbasis energi terbarukan, Houston juga menargetkan pengurangan emisi karbon Scope 1 dan Scope 2, mendorong inovasi energi bersih, serta memperkuat ketahanan sistem energi (energy resilience). Berbagai demonstrasi teknologi energi bersih dan inovasi di sektor energi juga akan ditampilkan selama penyelenggaraan FIFA Fan Festival maupun di sepanjang kawasan Green Corridor.
Seluruh program keberlanjutan tersebut disusun selaras dengan standar keberlanjutan FIFA dan mempertimbangkan karakteristik lokal masyarakat Houston. Pelaksanaannya didukung melalui Environmental Management System (EMS) untuk memastikan akuntabilitas, transparansi, serta pengukuran kinerja keberlanjutan secara berkelanjutan.
Houston juga menargetkan seluruh rangkaian penyelenggaraan Piala Dunia 2026 memenuhi standar internasional ISO 20121 mengenai manajemen acara berkelanjutan. Implementasinya mencakup sistem manajemen penyelenggaraan, panduan operasional, daftar periksa keberlanjutan, integrasi risiko lingkungan ke dalam rencana tanggap darurat, hingga pelibatan berbagai organisasi lokal.
Sebagai bagian dari strategi mobilitas rendah karbon, Houston mengembangkan Green Corridor yang menghubungkan pusat kota, kawasan hotel, FIFA Fan Festival, dan NRG Park melalui jaringan transportasi ramah lingkungan. Koridor tersebut didukung oleh layanan METRORail, jalur pejalan kaki, jalur sepeda, serta ruang terbuka hijau.
Selain meningkatkan akses menuju lokasi pertandingan, Green Corridor juga dirancang untuk mengurangi efek pulau panas perkotaan (urban heat island), memperluas ruang hijau, serta meningkatkan edukasi masyarakat mengenai biodiversitas, inovasi lingkungan, dan ekosistem lokal.
Di sektor pengelolaan lingkungan, Houston juga menerapkan berbagai program perlindungan ruang hijau, flora dan fauna, peningkatan kualitas udara dan air, serta pengelolaan sampah melalui pendekatan reuse, recycling, composting, dan pengurangan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (landfill), khususnya di area FIFA Fan Festival dan sektor perhotelan.
Upaya tersebut turut diperkuat melalui sejumlah program edukasi, antara lain Sustainable School Badge, Sustainable Soccer Fields, Sustainable Event Management, dan Hospitality Sustainability. Program-program tersebut menyasar sekolah, perguruan tinggi, hotel, restoran, penyedia katering, kedai kopi, hingga pelaku usaha lainnya untuk mendorong penerapan praktik berkelanjutan.
Menurut laman resmi FIFA World Cup 2026 Houston, penyusunan Environmental Sustainability Plan melibatkan lebih dari 100 pemangku kepentingan yang terdiri atas pemerintah kota, pemerintah county, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi nonpemerintah (NGO), serta kelompok pemerhati lingkungan. Proses penyusunannya dimulai melalui serangkaian lokakarya sejak Agustus 2023, dilanjutkan dengan pembentukan Sustainability Committee, penyampaian dokumen kepada FIFA, proses penyempurnaan, hingga implementasi yang dimulai pada 2025 sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2026. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.