Srikandi Jaga Desa Perkuat Perempuan sebagai Mitra Strategis Pembangunan Desa

Pelantikan pengurus nasional hingga daerah Srikandi Jaga Desa usai Musyawarah Nasional perdana di Jakarta. (istimewa)

Penguatan peran perempuan dalam membangun ketahanan desa kini memasuki babak baru. Srikandi Jaga Desa, sayap organisasi resmi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), resmi melantik pengurus nasional hingga daerah usai Musyawarah Nasional perdana di Jakarta,

Organisasi yang dibentuk pada 20 Juni 2026 ini berfokus memperkuat ketahanan sosial desa, melindungi generasi muda, dan mendorong pemberdayaan ekonomi melalui UMKM.

Pelantikan dihadiri Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa yang juga Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, serta Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa Sherly Tjoanda Laos.

Dalam keynote speech-nya, Hashim Djojohadikusumo menegaskan ketahanan nasional berawal dari desa dengan perempuan sebagai penggerak utama ketahanan sosial, penjaga moral, dan motor kemandirian ekonomi.

Karena itu, Srikandi Jaga Desa diposisikan untuk memperkuat perlindungan anak, pemberdayaan ekonomi, serta kepemimpinan perempuan di desa.

Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Sherly Tjoanda menambahkan penguatan keluarga dan kemandirian ekonomi perempuan menjadi fondasi lahirnya generasi tangguh sekaligus memperbesar peran perempuan dalam pembangunan desa.

Dewan Pembina Abpednas sekaligus Bendahara Umum Srikandi Jaga Desa, Maya Miranda Ambarsari, mengatakan keberhasilan pemberdayaan ekonomi desa harus ditopang tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan manajemen yang kuat agar program bagi UMKM tepat sasaran.

Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa, Ella Nurlaela Tubagoes, menegaskan organisasi akan menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam memperkuat pembangunan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan perempuan.(*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag