Esa Medika Siapkan Ekspansi Produksi
PT Esa Medika Mandiri (EMMI) Tbk resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu ini. Pada hari pertama perdagangan, saham Perseroan menguat 10,64%, dari harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar Rp470 menjadi Rp520 per saham.
Hingga sesi awal perdagangan, saham EMMI mencatatkan volume transaksi sebanyak 291.765 lembar saham dengan frekuensi perdagangan mencapai 19.364 kali. Kenaikan harga tersebut mencerminkan respons positif investor terhadap prospek bisnis Perseroan di sektor alat kesehatan.
Esa Medika Mandiri menerbitkan 522,86 juta saham baru atau setara sekitar 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dana yang diperoleh dari penawaran umum perdana akan dimanfaatkan untuk memperkuat struktur permodalan, memperluas kapasitas produksi, serta mendukung kebutuhan modal kerja Perseroan.
Direktur Utama Esa Medika Mandiri , Florian Chris Widjaja, mengatakan pencatatan saham di BEI menjadi tonggak penting dalam perjalanan perusahaan untuk memperkuat daya saing sekaligus meningkatkan tata kelola perusahaan.
"Hari ini kami resmi menjadi bagian dari keluarga besar emiten di Bursa Efek Indonesia. Status perusahaan terbuka akan mendorong kami untuk semakin memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi informasi, dan mempercepat langkah kami dalam membangun ekosistem alat kesehatan yang lebih mandiri di Indonesia," ujar Florian di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Perseroan mengalokasikan dana hasil IPO ke dalam tiga fokus utama. Pertama, memperkuat struktur permodalan melalui pembayaran sebagian pinjaman bank. Kedua, mendanai pembangunan fasilitas produksi baru di kawasan Cikupa. Ketiga, memenuhi kebutuhan modal kerja, termasuk pembelian persediaan dan pendanaan proyek pengadaan alat kesehatan.
Presiden Komisaris Esa Medika Mandiri, Surya Gunawan Widjaja, menilai dukungan dari investor publik akan mempercepat pengembangan kapasitas produksi dalam negeri sekaligus meningkatkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi permintaan pasar.
" Fokus kami tetap pada penyediaan produk yang andal, layanan yang responsif, dan solusi yang relevan bagi dunia kesehatan. Hal tersebut sejalan dengan moto perusahaan yang berbunyi, rakyat sehat, negara kuat dan maju," kata Surya.
Ke depannya, Esa Medika akan melanjutkan strategi pertumbuhan dengan memperluas portofolio alat kesehatan produksi lokal, memperkuat jaringan distribusi nasional, serta meningkatkan kerja sama dengan prinsipal internasional. Perseroan juga akan mengoptimalkan kolaborasi dengan mitra strategis yang telah bergabung dalam pengembangan fasilitas produksi di Indonesia.
Debut positif saham EMMI di lantai bursa menjadi sinyal awal kepercayaan pasar terhadap strategi ekspansi Perseroan. Dengan tambahan pendanaan dari pasar modal, Esa Medika berharap dapat memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi alat kesehatan terintegrasi sekaligus mendukung peningkatan kemandirian industri alat kesehatan nasional.(*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.