Saham RANS Langsung ARA saat Debut di BEI, Dana IPO Dialokasikan untuk Cipungland hingga AI
Emiten barang konsumen siklikal, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), dibuka pada harga Rp228 per saham pada pukul 09.00 WIB, Jumat (10/7/2026). Beberapa menit setelah pencatatan saham perdana (IPO), saham RANS langsung menyentuh auto rejection atas (ARA).
Berdasarkan data perdagangan real-time di Bursa Efek Indonesia (BEI), kapitalisasi pasar RANS mencapai Rp2,87 triliun pada pukul 09.27 WIB.
Hingga waktu tersebut, volume transaksi mencapai 3,83 juta saham dengan nilai transaksi Rp880,5 juta. Frekuensi perdagangannya tercatat sebanyak 7.644 kali.
Menjelang pembukaan perdagangan, Direktur Utama PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk, Nagita Slavina Mariana Tengker, mengatakan pencatatan saham perdana bukan hanya menjadi peluang bagi perseroan untuk memperoleh pendanaan, tetapi juga membangun kepercayaan.
“Yang kami bangun bukan sekadar perusahaan media, yang kami bangun adalah sebuah ekosistem yang berkesinambungan menghasilkan intellectual property, produk, event, komunitas dengan mengadopsi teknologi terbaru,” ujar Nagita saat berpidato di Main Hall BEI, Jakarta.
Pergerakan harga saham masih dinamis hingga jeda sesi pertama perdagangan pada pukul 12.00 WIB.
Berdasarkan prospektus, dana hasil IPO akan digunakan untuk pembayaran lebih awal seluruh pokok utang kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp29,95 miliar.
Selain itu, Rp80 miliar dialokasikan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) guna mendukung ekspansi usaha melalui pembangunan wahana bermain dan belajar edukatif bernama Cipungland.
Selanjutnya, Rp161,45 miliar akan digunakan untuk belanja operasional (operational expenditure/opex), antara lain untuk penyelenggaraan konser dengan menghadirkan artis lokal dan internasional di berbagai kota.
Perseroan juga mengalokasikan Rp35 miliar untuk membentuk anak usaha baru bersama mitra usaha, PT Feedloop Global Teknologi, dalam rangka mengembangkan bisnis teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Sebesar Rp85 miliar akan digunakan untuk ekspansi usaha melalui akuisisi kepemilikan saham pada PT Rans Kosmetika Indonesia yang menaungi merek Slavina. Sisa dana akan disetor sebagai tambahan modal kepada entitas anak, PT Rans Nikmat Sejahtera (RNS), dalam bentuk penyertaan modal saham.
Nantinya, RNS akan dikembangkan untuk menjalankan usaha kuliner, khususnya makanan ringan berbasis rumput laut. Saat ini perseroan masih mengevaluasi pengembangan produk tersebut, termasuk kesiapan mitra produksi, perizinan, sertifikasi, serta strategi komersial.
“Realisasi penyetoran modal kepada RNS akan dilakukan pada tahun 2026,” tulis manajemen RANS dalam prospektus yang diterbitkan di laman e-ipo.co.id. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.