Haji Isam Mengempit 1% Saham RANS

Haji Isam Mengempit 1% Saham RANS
Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), Raffi Farid Ahmad alias Raffi Ahmad menjawab pertanyaan awak media saat konferensi pers di Mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Jumat (10/7/2026). Foto: Nadia K. Putri/SWA

Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), Raffi Farid Ahmad alias Raffi Ahmad mengonfirmasi, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam menjadi salah satu pemegang saham lebih dari 1% di perseroan.

“Untuk Bapak Andi Syamsuddin atau Haji Isam, memang beliau, nanti bisa dilihat juga, kalau kepemilikan 1%, jelas. Dan iya, beliau percaya kepada RANS, Beliau percaya kepada saya. Beliau menjadi salah satu mentor saya juga,” jelas Raffi kepada awak media saat jumpa pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Jumat (10/7/2026).

Pada kesempatan ini, Komisaris Utama PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk, Darwin Cyril Noerhadi, mengatakan perseroan akan melakukan keterbukaan informasi untuk mengungkap data pemegang saham lebih dari 1%. Ini juga termasuk pengungkapan data Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) dan batas minimum saham beredar di publik (free float) 15%.

“Keterbukaan informasi dan jumlah saham yang diperdagangkan di RANS lebih dari 20%, itu adalah diperdagangkan di Bursa. Mengenai 1%, itu jelas keterbukaan, kami memenuhi ketentuan yang ada di Bursa,” tegas Darwin kepada SWA.co.id saat sesi tanya jawab.

Berdasarkan prospektus RANS yang terbit di laman e-ipo, terlampir susunan kepemilikan saham perseroan. Selain Raffi Ahmad sebagai PSP dengan porsi 78,68%, ada PT Indonesia Entertainmen Grup (IEG) 9,04%, Soultan Ariq 3,43%, Donny Oskaria 3,42%, Sutanto Hartono 1,43%, Nagita Slavina 1,24%, Kaesang Pangarep 1,14%, Hikmat Janika 0,86%, dan PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (EBIT) 0,76%.

PSP tersebut merupakan pihak terafiliasi. Misalnya, IEG yang terafiliasi dengan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Sutanto Hartono merupakan Managing Director Emtek Group sekaligus CEO Emtek Media (SCMA) dan Vidio.

Sementara, EBIT terafiliasi dengan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), yang dimiliki oleh keluarga Tanuri.EBIT salah satunya terafiliasi dengan Phillmon Samuel Tanuri, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM).

Pemegang saham BOLA terdiri dari sejumlah pihak dan korporasi, mulai dari Pieter Tanuri (38,26%), Ayu Rachmat (5,08%), PT Asuransi Central Asia (8,88%), Yabes Tanuri (2,50%), Putri P. (0,54%), Katherine (0,04%), hingga Jemi W. (0,02%).

Adapun, TRIM menjadi penjamin emisi efek atau underwriter sekaligus partisipan admin. TRIM terafiliasi dengan pemilik konglomerasi Adaro, yaitu Garibaldi Thohir atau Boy Thohir dan Sampoerna, melalui pemegang saham PT Union Sampoerna.

Sedangkan, anak-anak usaha RANS terdiri dari 9 entitas, yaitu PT Rans Animasi Indonesia dengan porsi dimiliki perseroan sebesar 99,91%. Kemudian, PT Rans Kekinian Indonesia (99%), PT Rans Keluarga Bersama (99,88%), PT Rans Pesona Indonesia (51%), PT Rans Media Indonesia (99,38%), PT Rans Nikmat Sejahtera (99,56%), PT Rans Satu Bunda (99,99%), PT Rans Karnaval Internasional (89,07%), serta PT Rans Olahraga Digital (99,80%).

Dari entitas anak ini, masih terdapat cucu usaha perseroan. Misalnya seperti PT Rans Keluarga Bersama, ia membentuk anak usaha lagi bernama PT Rans Boga Indonesia (92%). Sedangkan, PT Rans Media Indonesia membentuk anak bernama PT Rans Karnaval Indonesia (94,52%).

Selain anak usaha, RANS juga erat dengan entitas asosiasi, antara lain PT Rans Aura Fantastis (40%), PT Manusia Masa Depan (50%), PT Rans Prestisius Cakrawala (44%), serta PT Rans Surya Aktivasi (49%).

Bagaimana dengan Haji Isam? Mengacu data pemegang saham lebih dari 1% yang diterbitkan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 2 Juni 2026, nama Haji Isam belum tercatat karena data tersebut diterbitkan sebelum RANS melaksanakan pencatatan saham di BEI.

Namun di data tersebut, Haji Isam tidak tercatat sebagai pemegang saham lebih dari 1% di PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR). Melainkan, PT Baramega Citra Mulia Persada, Junaidi S.H., L.L.M, GT Denny Ramdhani, Welly Susanto, dan Hariono per 29 Mei 2026.

Pada jeda bursa pukul 12.00 WIB, saham RANS masih mengalami auto rejection atas (ARA) dan stagnan di Rp228, berdasarkan data perdagangan real-time BEI. Nilai kapitalisasi pasarnya juga mentok di Rp2,87 triliun.

Meskipun begitu, volume transaksi RANS mencapai 6,18 juta saham. Valuasi transaksinya menembus Rp1,41 miliar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 14.700 kali.(*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag