Lautan Luas Genap 75 Tahun, Lanjutkan Transformasi melalui Tiga Pilar Bisnis

Ilustrasi fasilitas produksi milik Lautan Luas. (Foto: LTLS)
Ilustrasi fasilitas produksi milik Lautan Luas. (Foto: LTLS)

PT Lautan Luas Tbk (IDX: LTLS) menandai 75 tahun perjalanan perusahaan dengan melanjutkan transformasi bisnis sebagai integrated ingredients and solutions provider.

Didirikan pada 1951, Lautan Luas berkembang dari importir dan distributor bahan kimia dasar dan khusus menjadi perusahaan yang memiliki tiga pilar bisnis, yakni distribusi, manufaktur, serta pendukung dan jasa, yang melayani berbagai sektor industri di Indonesia maupun kawasan regional.

Selama tujuh setengah dekade, Lautan Luas melalui berbagai tahap perkembangan. Perseroan memulai usaha sebagai importir dan distributor bahan kimia, kemudian memperluas bisnis ke sektor manufaktur, logistik, pengolahan air, serta berbagai layanan pendukung.

Ekspansi tersebut diikuti pengembangan infrastruktur operasional, perluasan jaringan, dan peningkatan kapabilitas layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.

Transformasi itu berlanjut hingga kini melalui penguatan model bisnis yang lebih terintegrasi. Lautan Luas tidak hanya memasok bahan baku, tetapi juga menyediakan solusi yang mendukung proses bisnis pelanggan melalui kombinasi jaringan distribusi, kapabilitas manufaktur, dan layanan pendukung.

Di sisi internal, perseroan juga meningkatkan efektivitas operasional, mengembangkan kapabilitas organisasi, serta memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kelincahan usaha di tengah dinamika industri.

Presiden Direktur PT Lautan Luas Tbk, Indrawan Masrin mengatakan momentum 75 tahun menjadi pengingat bahwa keberlanjutan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh lamanya perjalanan, tetapi juga oleh kemampuan untuk terus beradaptasi dan menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

“Selama 75 tahun, Lautan Luas terus bertumbuh melalui berbagai fase perkembangan bisnis, perubahan pasar, dan tantangan industri. Bagi kami, perjalanan ini bukan hanya tentang mempertahankan keberlangsungan usaha, tetapi juga tentang bagaimana terus bertransformasi agar tetap relevan, tangguh, dan mampu memberikan solusi yang bernilai tambah bagi pelanggan, mitra, investor, dan masyarakat,” ujar Indrawan dalam keterangan resminya, Minggu (12/7/2026).

Pada 2025, Lautan Luas juga memperkenalkan identitas visual baru yang mencerminkan semangat perusahaan untuk terus beradaptasi dengan perubahan.

Saat ini, perseroan menjalankan bisnis melalui tiga pilar utama. Pada segmen distribusi, Lautan Luas didukung jaringan prinsipal internasional dan portofolio produk yang melayani berbagai kebutuhan industri. Di segmen manufaktur, perseroan mengembangkan kapabilitas produksi untuk meningkatkan nilai tambah bagi pelanggan.

Adapun pada segmen pendukung dan jasa, Lautan Luas menyediakan layanan logistik, solusi pengolahan air, dan berbagai layanan pendukung lain yang melengkapi ekosistem bisnis perusahaan.

Fokus ESG dan tata kelola

Selain mengembangkan bisnis, Lautan Luas menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi perusahaan melalui penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG).

Di bidang lingkungan, perseroan menjalankan berbagai inisiatif, antara lain peningkatan efisiensi energi, pengelolaan sumber daya, pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan panel surya di sejumlah fasilitas operasional, penerapan prinsip ekonomi sirkular, serta pelestarian ekosistem pesisir melalui program penanaman mangrove Lautan Luas Green Belt.

Pada aspek sosial, perusahaan menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat, salah satunya Kampung Lautan Luas yang berfokus pada peningkatan kualitas hunian dan akses pendidikan bagi masyarakat sekitar.

Dari sisi tata kelola, perseroan memperkuat penerapan good corporate governance (GCG) melalui standar kepatuhan dan etika bisnis untuk menjaga akuntabilitas, transparansi, dan integritas dalam kegiatan usaha.

Komitmen tersebut juga tercermin pada kinerja bisnis perseroan. Dalam beberapa tahun terakhir, Lautan Luas mencatat pertumbuhan pendapatan seiring penguatan bisnis inti dan diversifikasi portofolio. Perseroan juga mempertahankan kebijakan pembagian dividen secara konsisten sebagai bagian dari upaya memberikan nilai bagi pemegang saham. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag