Usai IPO EMMI, Yulie Sekuritas (YULE) Borong 117 Juta Saham Senilai Rp55,25 Miliar

Booth PT Esa Medika Mandiri Tbk. (EMMI) pada suatu pameran. (Istimewa)
Booth PT Esa Medika Mandiri Tbk. (EMMI) pada suatu pameran. (Istimewa)

Setelah PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) resmi mencatatkan saham perdana (IPO) pada 8 Juli 2026, PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) meningkatkan kepemilikan sahamnya di EMMI menjadi 143.561.200 saham atau setara 8,24% dari sebelumnya 26.523.100 saham atau 1,52%. Kenaikan tersebut terjadi setelah YULE membeli 117.038.100 saham EMMI pada 9–10 Juli 2026.

"Tujuan transaksi untuk investasi," tulis manajemen PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/7/2026).

Pada transaksi pertama, YULE membeli 106.838.100 saham EMMI di harga Rp470 per saham pada 9 Juli 2026 dengan nilai sekitar Rp50,21 miliar. Sehari kemudian, perseroan kembali membeli 10,2 juta saham di harga Rp494 per saham senilai sekitar Rp5,04 miliar.

Dengan demikian, YULE menggelontorkan dana sekitar Rp55,25 miliar dalam dua hari untuk menambah kepemilikan 117,03 juta saham EMMI. Dalam keterbukaan informasi tersebut, perseroan juga menegaskan bukan merupakan Pemegang Saham Pengendali (PSP) EMMI dan tidak bermaksud mempertahankan pengendalian.

YULE sebelumnya merupakan salah satu penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) dalam IPO EMMI pada 8 Juli 2026 dengan kode broker RS.

Selain YULE, EMMI juga menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas (OD), PT Ina Sekuritas Indonesia (RB), dan PT Investindo Nusantara Sekuritas (IN) sebagai penjamin pelaksana emisi efek. PT BRI Danareksa Sekuritas bertindak sebagai partisipan admin dalam proses IPO tersebut.

Berdasarkan laman e-IPO, EMMI menawarkan 5.228.570 lot saham dengan harga penawaran Rp470 per saham selama masa penawaran umum pada 2–6 Juli 2026. Harga tersebut sekaligus menjadi harga final IPO.

Pada penutupan perdagangan Senin (13/7/2026), saham YULE ditutup stagnan di level Rp3.400 dengan volume transaksi 28.400 saham senilai Rp97,71 juta dalam 15 kali transaksi.

Sementara itu, saham EMMI ditutup melemah 4,08% dari Rp490 menjadi Rp470. Volume transaksinya mencapai 80.993.100 saham dengan nilai Rp38,77 miliar. Frekuensi transaksi saham EMMI juga terus menurun sejak hari pertama pencatatan, dari 317.481 kali pada 8 Juli menjadi 150.733 kali pada 9 Juli, turun lagi menjadi 35.709 kali pada 10 Juli, dan kembali menyusut menjadi 32.660 kali pada penutupan perdagangan Senin. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag