Penjualan Mobil Naik 15,8%, Ekspor Tumbuh 7,7% pada Semester I/2026
Industri otomotif Indonesia mencatat pertumbuhan di pasar domestik maupun ekspor pada semester I/2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan domestik sepanjang Januari—Juni 2026 mencapai 436.564 unit.
Jumlah tersebut meningkat 58.857 unit atau 15,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 377.707 unit.
Kinerja ekspor juga tumbuh. Hingga Juni 2026, total ekspor mobil mencapai 251.705 unit, naik 7,7% dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 233.648 unit.
Di sektor komponen, ekspor melonjak 112,9% secara tahunan menjadi 25.718.510 pieces ke berbagai negara tujuan.
Sementara itu, produksi kendaraan roda empat di dalam negeri pada kuartal I/2026 meningkat sekitar 14% secara tahunan (year-on-year/YoY). Kinerja penjualan, ekspor, dan produksi tersebut menunjukkan industri otomotif nasional masih mampu bertumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika mengatakan capaian industri otomotif nasional didukung oleh kuatnya produksi domestik serta kinerja ekspor yang tetap terjaga.
“Jadi ini adalah catatan yang sangat mengesankan pada kondisi ekonomi yang tidak gampang. Jadi industri otomotif kita cukup berhasil berkinerja baik,” kata Putu dalam taklimat media GIIAS 2026 di Jakarta, Senin (13/7/2026).
Menurut Putu, capaian tersebut juga menjadi modal bagi penyelenggaraan GIIAS 2026 sekaligus memperkuat keyakinan pelaku industri terhadap prospek otomotif nasional.
“Juga menjadi indikator kepercayaan bagi para pelaku industri terhadap potensi industri otomotif nasional. Ke depannya, Gaikindo ingin meyakinkan para pelaku industri dunia bahwa Indonesia bukan sekadar pasar, tetapi juga basis yang sangat strategis untuk penguatan industri kendaraan masa depan,” tegas Putu. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.