Kartu As Capai 12,5 juta Pelanggan
Menurut Nirwan, pada 2006 Kartu As mencatatkan pertumbuhan yang fantastis mencapai 5,7 juta pelanggan baru. Pada 2004, jumlah pelanggannya 3,4 juta dan tahun berikutnya meningkat menjadi sekitar 6,8 juta. Tingginya angka pengguna ponsel yang memilih Kartu As sebagai sarana komunikasinya, jelas Nirwan, karena kartu prabayar itu relatif dapat memenuhi 5 parameter kebutuhan pokok, yakni: jaringan yang luas, kualitas jaringan, kelengkapan fasilitas produk, kenyamanan pelayanan purna jual, dan tarif yang murah.
Telkomsel menghadirkan Kartu As sebagai upaya untuk melengkapi jenis produk yang ditawarkan dalam rangka memberikan solusi komunikasi sesuai dengan kebutuhan dan keinginan segmentasi pelanggan yang berbeda-beda. Sebelumnya Telkomsel telah memiliki simPATI (prabayar) dan kartuHALO (paskabayar).
Kartu As merupakan kartu prabayar pertama yang memiliki skema tarif flat perdetik ke semua nomor operator ke seluruh Indonesia — di mana untuk komunikasi ke sesama Telkomsel hanya Rp 20/detik, ke PSTN atau Fixed Wireless Rp 30/detik, dan ke selular lain Rp 40/detik. Bahkan untuk SMS ke sesama Kartu As berlaku tarif hemat Rp 99/SMS.
Selain itu, Kartu As juga dilayani oleh High Performance Network dengan tingkat Call Completion Rate (kenyamanan kontinyuitas komunikasi) mencapai 99,41% didukung lebih dari 15 ribu BTS (Base Transceiver Station) yang telah dilengkapi dengan ragam teknologi: mulai dari GSM berbasis CSD (Circuit Switched Data), GPRS (Global Packet Radio Service), EDGE (Enhanced Data rate GSM Evolution) hingga teknologi 3G berbasis WCDMA.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.