Management

OCBC NISP, dari Loyalitas Nasabah Hingga Memperbesar Usaha

OCBC NISP, dari Loyalitas Nasabah Hingga Memperbesar Usaha

Industri perbankan nasional bukan diisi oleh lima atau enam bank saja. Dengan demikian, persaingan antarbank untuk memperbesar bisnisnya terbilang ketat. Oleh sebab itu, bank harus bisa mempunyai strategi jitu untuk bisa bertahan di tengah persaingan.

OCBC NISP berusaha melakukan apa yang diyakininya bisa mencapai hasil memuaskan, seperti, pada produk tabungan konvensional. Tampaknya, apa yang dilakukan OCBC NISP telah membuahkan hasil yang manis. Buktinya bisa dilihat dari pencapaian perusahaan pada ajang Indonesian Bank Loyalty Award 2013.

OCBC NISP mendapatkan penghargaan di IBLA 2013

Dalam IBLA 2013, OCBC NISP dipandang berhasil menjaga kepercayaan nasabahnya sehingga meraih penghargaan dalam kategori Saving Account Conventional Banking dengan aset di bawah Rp 75 triliun. Penghargaan kepada OCBC NISP diterima oleh Ka Jit selaku Senior Corporate Executive, di Jakarta.

“Penghargaan yang kami terima ini merupakan hasil kerja keras seluruh karyawan Bank OCBC NISP sekaligus bukti komitmen Bank OCBC NISP untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” terang Ka Jit.

Disebutkan pula, penghargaan IBLA diapresiasikan untuk para nasabah setia bank atas kepercayaan dan loyalitasnya selama ini. “Penghargaan ini sekaligus merupakan tantangan bagi kami untuk senantiasa meningkatkan kualitas produk dan layanan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang,” tambahnya.

Sekalipun telah mendapatkan penghargaan karena dianggap berhasil mencetak indeks loyalitas nasabah yang cukup tinggi di kategori produk tabungan konvensional, OCBC NISP tidak lantas berpuas diri. Bank ini berusaha untuk terus melangkah lebih jauh. OCBC NISP berupaya untuk meningkatkan bisnis, khususnya dalam hal pemberian kredit kepada nasabah. Demi mewujudkan itu, bank lantas menerbitkan surat utang jangka menengah atau Medium Term Notes (MTN) sejumlah Rp 900 miliar.

“Penerbitan MTN ini mendapat respons positif dari para investor. Dana yang diperoleh dari hasil MTN setelah dikurangi biaya-biaya penerbitan, seluruhnya akan digunakan untuk pertumbuhan usaha dalam bentuk pemberian kredit. Penerbitan MTN ini diharapkan dapat mendiversifikasi sumber pendanaan, baik dari sisi investor maupun tenor,” tutur Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP.

MTN ini memiliki jangka waktu tiga tahun sejak diterbitkan tanggal 18 April 2013 hingga 18 April 2016 dengan bunga sebesar 7%. Dalam penerbitan MTN yang mendapatkan peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) ini, OCBC NISP didukung oleh PT Indo Premier Securities sebagai pelaksana. (EVA)


Copyright @2023. SWA Online Magazine

All Right Reserved