JATS-NextG Sistem Perdagangan Baru BEI

JATS-NextG Sistem Perdagangan Baru BEI

Pada tahun 2003 Bursa –pada waktu itu masih Bursa Efek Jakarta– sudah mulai mengkaji dan merencanakan penggantian sistem perdagangan. Namun demikian, pelaksanaan proyek baru dimulai pada September 2006, setelah semua Anggota Bursa mengoperasikan JATS Remote Trading.

Tahapan Proyek meliputi pembuatan dokumen spesifikasi kebutuhan, proses tender pengadaan dan design study dengan vendor terpilih, yaitu NASDAQ OMX. Penyesuaian aplikasi dilakukan oleh NASDAQ OMX mulai bulan Januari 2008 dan setelah dilakukan pengujian-pengujian baik internal maupun dengan Anggota Bursa selesai, maka sistem diputuskan untuk beroperasi mulai awal Maret 2009.

Sistem baru ini diluncurkan dalam rangka mengantisipasi dan mendukung perkembangan Pasar Modal Indonesia kedepannya serta memberikan kemudahan dan efisiensi perdagangan di bursa, sehingga diharapkan dapat terus terjaga terselenggaranya perdagangan yang teratur, wajar dan efisien. JATS-NextG merupakan pengganti dari sistem Jakarta Automated Trading Syatem (JATS) yang telah beroperasi sejak tahun 1995.

Berbagai feature yang terdapat pada JATS-NextG yaitu: 1) menyediakan satu fasilitas perdagangan terpadu (multi products single platform) termasuk single operation, single price dissemination dan single market supervision; 2) Sinergi optimal antara hardware dengan operating system Linux dan software aplikasi; 3) Terintegrasi dengan sistem pendukung yakni DataFeed, JATS-Remote Trading dan SMARTS (Surveillance System); 4) Load Balancing dan High Availability System. Dan 5) Kapasitas mesin DRC yang setara dengan mesin utama.

JATS-NextG tersebut nantinya akan mampu menangani seluruh produk finansial (saham, obligasi dan derivatif) dalam satu platform dengan pengimplementasian secara bertahap. “Saat ini diawali dengan implementasi perdagangan saham, dan selanjutnya produk derivatif serta obligasi yang diharapkan selesai dalam dua tahun berikutnya,” ujar sekretaris perusahaan BEI, Friderica Widyasari Dewi.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag