Laba Bersih Danamon Turun 24,8%

Laba Bersih Danamon Turun 24,8%

Adapun Rasio Kecukupan Modal (CAR) konsolidasi Danamon sebesar 22,6%. Dalam kurun waktu setahun terakhir, bisnis mass market Danamon mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 18% mencapai Rp 31,31 triliun dan membentuk 51% dari total kredit Danamon sampai dengan 30 Juni 2009. Bisnis mass market ini meliputi kredit mikro melalui Danamon Simpan Pinjam (DSP), pembiayaan kendaraan bermotor melalui Adira Finance dan Consumer Mass Market (CMM) kepada nasabah-nasabah individu. Total kredit mencapai Rp 61,59 triliun pada akhir Juni 2009, atau dalam posisi stabil dari Rp 61,21 triliun setahun sebelumnya. “ Dalam setahun terakhir, kredit mikro kami naik 20% menjadi Rp 11,5 triliun, membentuk 19% total kredit Danamon sampai dengan akhir semester pertama 2009,” kata Vera Eve Lim, Direktur dan Chief Financial Officer Danamon.

Sementara itu, pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor melalui Adira Finance tumbuh 13,9% year-onyear menjadi Rp 16,86 triliun. Sementara kredit tanpa agunan melalui CMM mencapai Rp 2,17 triliun sampai dengan akhir semester pertama 2009, atau naik 38% dari periode yang sama tahun lalu.

Rasio kredit bermasalah (Non Performing Loans, atau NPL) sebesar 3,5% pada akhir semester pertama 2009. “Total dana pihak ketiga Danamon juga meningkat mencapai Rp 67,70 triliun dari Rp 65,93 triliun di semester pertama 2008, sehingga membawa rasio kredit yang diberikan terhadap dana pihak ketiga (Loan to Deposit Ratio, atau LDR) kami menjadi 87,6% dari 91,7% tahun lalu. Rasio kredit terhadap total pendanaan (Loan to Funding Ratio) kami mencapai 77,3% dalam semester pertama 2009, menunjukkan posisi likuiditas yang sehat,” lanjut Vera.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag