Skip to main content

Channels

Strategi Perusahaan Hadapi Ancaman Resesi Global

  • 02 Des 2022, 14:40 WIB
  • 0
Hardi Saputra, CEO Mars Indonesia Digital (Foto: Niken/Swa)

Ancaman resesi global tahun 2023 mendatang masih menghantui ekonomi Indonesia. Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi tersebut, Hardi Saputra, CEO Mars Indonesia Digital menyarankan agar brand owner lebih fokus ke mode ‘performance minded‘.

“Perlu mengevaluasi strategi atau memperkaya metrics-metriks performance,” ujarnya dalam acara malam penghargaan Indonesia Best Brand (IBBA) 2022 yang diselenggarakan oleh SWA Media Group dan Mars Indonesia Digital.

Dia berharap perusahaan bisa memaksimalkan impact dari strategi yang ditentukan dengan membuat konten menarik dengan melalui media yang tepat sehingga bisa menggunakan bujet secara optimal.

Dalam acara tersebut Hardi juga mengungkapkan bahwa hadil riset IBBA 2020-2022 menunjukkan tren Brand Value Index (BVI) meningkat, namun belum berhasil recovery hingga di level yang sama di tahun 2019. Adapun BVA yang tumbuh di tahun 2022 diantaranya pada sector telkomunikasi, otomotif dan retail. Sementara di finansial dan transportasi cenderung stagnan.

Berdasarkan parameter penyusun BVI (top of mind advertising, top of mind brand, brand share dan satisfaction dan gain index )terlihat hampir semua mengalami peningkatan. Namun di gain index mengalami stagnansi. Hardi menjelaskan hal tersebut terjadi karena kemampuan untuk melakukan akusisi konsumen baru masih cenderung stagnan.Hal ini juga dapat mengindikasikan daya beli yang masih belum membaik. “Sehingga dala kondisi ini belum memungkinkan untuk menfasilitasi mode ‘agressive‘ para brand owner,” jelasnya.

Untuk diketahui, penghargaan Indonesia Best Brand (IBBA) 2022 merupakan program kerjasama SWA Media Group dan Mars Indonesia Digital sebagai apresiasi terhadap merek-merek terbaik di Tanah Air yang menjadi tolak ukur kinerja di Indonesia.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan survei yang dilakukan lebih dari 10 ribu responden yang tersebar di tujuh kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar dan Banjarmasin dengan 124 kategori. Kriteria Responden adalah rumah tangga, menikah/pernah menikah 25-50 tahun, kelas Sosial Ekonomi (SES) ABCD. Periode survei dilakukan selama Juli – Agustus 2022.

Adapun metode survei yang dilakukan dengan wawancara tatap muka, dari rumah ke rumah dengan menggunakan Aplikasi Survey (STG) dengan lima parameter diantaranya top of mind advertising, top of mind brand, brand share dan satisfaction dan gain index.

Berikut jajaran pemenang IBBA 2022, diantaranya Bridgestone, Federal Matic, Winn Gas, Momogi, Sharp, BRI, Prudential, Sanyo, Hatari, Sania, Paramex, Anggur Orang Tua, Hufagripp, Hufagripp BP, AUTO2000, Formula, Tango, BSI, Dulux, Garda Oto, Tolak Angin Sido Muncul, BPJS Kesehatan, FIFASTRA, Polytron, Kacang Garuda, Pilus Garuda, Gery Chocolatos, Chocolatos, Mountea, Okky Jelly Drink dan sebagainya.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Terbaru