Makin Agresif, F&B ID Hadirkan Brand Baru Go! Go! Curry

15 Dec 2022, 19:55 WIB
Go! Go! CURRY merupakan merek kelima sekaligus menandakan pembukaan gerai F&B ID yang ke-500 di Indonesia. (Vina/SWA)

PT Foods Beverages Indonesia (F&B ID) resmi memboyong brand kari asal Jepang, Go! Go! Curry – Genki no Minamoto ke pasar Indonesia. Brand yang identik dengan ikon Gorila ini menjadi merek kelima yang dinaungi F&B ID setelah Chatime, Cupbop, Gindaco, dan Chatime Atealier. GGC-sapaan akrab Go! Go! CURRY juga menandakan pembukaan gerai F&B ID yang ke-500 di Indonesia.

Devin Widya Krisnadi, Business Director F&B ID mengatakan, kehadiran Go! Go! Curry tak lepas dari besarnya potensi bisnis kuliner Jepang di Indonesia. Untuk itu pihaknya ingin menghadirkan pengalaman unik dan berkesan bagi konsumen lewat kari yang dikenal sebagai comfort food masyarakat Jepang.

“Berdasarkan riset, kari adalah comfort food-nya Jepang nomor dua setelah ramen. Ramen sudah banyak sehingga kami cari sesuatu yang unik. Hopefully GGC bisa cocok juga dengan lidahnya orang Indonesia,” ujar Devin saat grand launching Go! Go! Curry di Living World Alam Sutera, Tangerang, Kamis (15/12/2022).

Devin menjelaskan, GGC merupakan restoran dengan kari autentik asal kota Kanazawa Jepang yang didirikan oleh Hirokazu Miyamori sejak 2003. Namanya diadaptasi dari kata “Go” yang dalam bahasa Jepang berarti “lima”, sehingga Go Go bermakna lima lima (55). Angka 55 ini terinspirasi dari nomor punggung Hideki Matsui, legenda bisbol Jepang yang menjadi idola Miyamori.

Selain menjadi idola, Matsui juga merupakan sosok yang memiliki genki spirit, yaitu penuh semangat, menjadi sumber inspirasi, dan menyebarkan kebahagiaan. Sementara, untuk kata “curry” sendiri diambil dari menu khas yang ditawarkan, yaitu kari.

Menurut Devin, kari autentik asal kota Kanazawa yang ditawarkan oleh GGC berbeda dengan hidangan kari lainnya. Dapat dilihat dari tekstur yang kental, warna yang lebih gelap, aroma yang kuat, dan dengan cita rasa manis dan gurih.

“Tidak hanya itu, teknik memasak kari pada GGC juga terbilang unik karena pembuatan kari tersebut melalui 55 tahapan proses dan dimasak selama 5 jam sebelum disajikan kepada pelanggan,” terangnya.

GGC juga memiliki logo sekaligus maskot Gorila, bernama GO-RRY “GOrilla cuRRY”. Dipilihnya Gorila sebagai logo dan maskot karena postur tubuh Gorila yang besar juga menggambarkan besarnya porsi menu, bahkan ada yang mencapai 2,5 kilogram. Gorilla juga diyakini sebagai simbol kekuatan (strength) dan kecerdasan (intelligence).

“GGC merupakan salah satu brand kari yang terkenal di Jepang. Makanya sudah dari 2018 kami berupaya untuk membawa brand ini ke Indonesia, akhirnya tahun 2022 bisa terealisasi,” ucap Devin.

Adapun hidangan kari yang disajikan oleh GGC antara lain Chicken Katsu Curry, Fried Shrimp Curry, Sausage Curry, Goriemon Curry, Grand Slam Curry dengan berbagai pilihan ukuran, yaitu small, medium, large, dan extra large. Selain itu, terdapat juga menu World Champion Class Curry (XXXL) yang merupakan menu terbesar GGC, di mana beratnya mencapai 2,5 kilogram.

Menu kari tersebut disajikan bersama nasi dan irisan kol segar di atas piring stainless steel. Untuk menambah cita rasa segar pada karinya, GGC juga menyajikan pelengkap, yaitu acar Jepang (fukujinzuke) yang terbuat dari lobak merah yang tersedia di area pick up di gerainya.

F&B ID sebagai induk perusahaan yang menaungi seluruh portofolio pilar bisnis food & beverage, dan merupakan bagian dari Kawan Lama Group optimistis bisnis ini memiliki potensi yang sangat besar ke depannya. Meski begitu, pihaknya akan lebih selektif dan berhati-hati dalam melakukan ekspansi usaha.

“Saat ini kami tersedia di Lantai Ground, Mall Living World Alam Sutera, dan ke depannya tentu kami akan membuka gerai di lokasi-lokasi lainnya. Untuk tahun 2023, kami sudah menyiapkan 2-3 lokasi,” tutur Devin.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id