Teten Bagikan 6 Cara Produk UMKM Perluas Ekspansi ke Pasar Internasional

16 Des 2022, 15:37 WIB
Teten Masduki (foto: kemenkopukm)

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop-UKM) Teten Masduki mengatakan pemerintah terus mendukung upaya peningkatan ekspor produk UMKM lewat berbagai cara. Pertama, membangun ekosistem ekspor. “Di dalam ekosistem ekspor ini mempertemukan agregator dan pelaku UMKM ekspor yang didukung lembaga pembiayaan ekspor seperti Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan BNI Xpora, termasuk business matching antara agregator dengan UKM,” kata Teten dikutip dalam siaran pers, Jumat (16/12/2022).

Kedua, menyediakan capacity building yang terkait pengembangan kapasitas dan kemampuan ekspor UMKM. Ini disertai dengan pendampingan dan fasilitasi standardisasi. Begitu juga dengan sertifikasi ekspor produk UMKM seperti organik, HACCP, BRC, ISO, hingga pembentukan Rumah Produksi Bersama,” imbuh dia. Ketiga, memfasilitasi buyer mapping dan market intelligence untuk produk natural ingredients ke pasar Eropa. “Kami sudah bekerja sama dengan Swiss Import Promotion Program atau SIPPO. Kita akan kloning apa yang sudah dilakukan SIPPO,” ucap dia.

Keempat, kolaborasi perluasan pasar dengan diaspora Indonesia yang menjadi agregator di antaranya, Pasar Norwegia, kerja sama dengan Kadin dalam bentuk Indonesia Trading House di Swiss, hingga kolaborasi antara Kemenkop-UKM, Kementerian Agama, Kementerian Perdagangan, dan Kadin, untuk pemenuhan kebutuhan jemaah haji dan umroh. Kelima, perluasan pasar melalui platform e-commerce yang banyak dikunjungi oleh calon konsumen.

Keenam, adanya katalog promosi digital UKM potensial ekspor melalui semesta kemenkopukm. “Mengingat banyaknya jumlah UMKM dan tidak semua UMKM memiliki kapasitas SDM yang memadai untuk mengekspor produk, maka KemenkopUKM menekankan pengembangan agregator. UMKM yang berhasil mengekspor produk didorong untuk menjadi agregator agar membantu UKM lainnya dalam mengekspor barang,” urai Teten. Lebih jauh, ia bilang, pemerintah menargetkan kenaikkan kontribusi ekspor UMKM nasional di kisaran 17 persen pada 2024.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id