Skip to main content

Channels

Standard Chartered menandatangani perjanjian pendanaan perdagangan berkelanjutan dengan produsen kendaraan listrik Electra Mobilitas Indonesia

  • 16 Des 2022, 10:44 WIB
  • 20

Jakarta, 15 Desember 2022 – Standard Chartered Indonesia dengan bangga mengumumkan penandatanganan perjanjian pendanaan perdagangan berkelanjutan dengan anak perusahaan PT Ilectra Motor Group (IMG), E lectra Mobilitas Indonesia (EMI), yang merupakan bagian d ari p rodusen motor listrik ALVA. Melalui perjanjian ini, Standard Chartered Indonesia akan membantu IMG membangun praktek yang bersifat berkelanjutan dalam sistem rantai pasokan mereka.

Ilectra Motor Group merupakan perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT Indika Energy Tbk (INDY). INDY, sebelumnya juga telah mengumumkan target untuk meningkatkan pendapatan non-batubara sebesar minimal 50% pada tahun 2025, dan mengupayakannya lewat diversifikasi bisnis non-batubara seperti kendaraan listrik, pertambangan emas, solusi berbasis alam, energi baru dan terbarukan, serta teknologi digital.

Sejalan dengan tujuan yang ditetapkan oleh IMG dan INDY untukmengurangi emisi karbon mereka, Standard Chartered telah menyediakan fasilitas Pembiayaan Faktur Impor yang akan membatasi penggunaan pembiayaan hanya untuk pemasok yang menyediakan bahan baku dan suku cadang yang terkait dengan produksi motor listrik ALVA.

Andrew Chia, CEO Cluster Standard Chartered

“Kami bangga dapat memberikan fasilitas pendanaan perdagangan berkelanjutan untuk mendukung aspirasi IMG untuk m engembangkan operasinya y ang ramah lingkungan. Kesepakatan ini juga sejalan dengan upaya global Standard Chartered untuk menciptakan arus perdagangan global yang lebih berkelanjutan dan inklusif,” jelas Andrew Chia, CEO Cluster Standard Chartered, Pasar Indonesia dan ASEAN (Australia, Brunei, dan Filipina).

“Kami sangat antusias dengan dukungan Standard Chartered kepada IMG untuk mendorong ekosistem mobilitas dan lifestyle yang lebih hijau melalui sepeda motor listrik ALVA. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi upaya kami dan seluruh rantai pasok untuk menghadirkan solusi kendaraan listrik terbaik untuk masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan,” ungkap Purbaja Pantja, Direktur Utama Ilectra M otor Group.

Kemitraan antara Standard Chartered dan EMI dikategorikan sebagai pendanaan berkelanjutan di bawah kerangka keberlanjutan Standard Chartered, dikarenakan lebih dari 90% pendapatan EMI dihasilkan dari kegiatan ramah lingkungan. Selain menyediakan fasilitas pendanaan faktur impor, Standard Chartered juga akan mendukung operasional treasury dari EMI dengan memanfaatkan solusi Straight2Bank Bank.

Standard Chartered menargetkan untuk membantu nasabah kami bertransisi menuju net zero dengan menyalurkan $300 juta dalam bentuk pembiayaan hijau dan transisi. Tahun lalu, Standard Chartered Indonesia berpartisipasi dalam pembiayaan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata berkapasitas 145 MWac di Jawa Barat, Indonesia. Setelah selesai, PLTS ini akan menghasilkan energi listrik yang cukup untuk memberi daya pada 50.000 rumah dan mengimbangi emisi 214.000 ton CO2. PLTS ini direncanakan menjadi pembangkit yang terbesar di Asia Tenggara dan akan menjadi langkah maju bagi Indonesia untuk mencapai target bauran sumber energi berkelanjutan sebesar 23% pada 2025.

Pada awal tahun ini, Standard Chartered Bank juga telah mendukung Bank Mandiri dengan pelaksanaan transaksi Repurchase Agreement (Repo) senilai $500 juta, yang dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip ESG. Transaksi tersebut merupakan yang pertama di Indonesia, dimana hasil repo digunakan untuk mendanai aset hijau dan sosial yang memenuhi Kerangka Obligasi Keberlanjutan Mandiri. Transaksi bersejarah ini menunjukkan komitmen Standard Chartered Bank dalam mendorong inovasi produk Keuangan Berkelanjutan.

Terbaru