Ajang Ini Dukung Pertumbuhan Brand dan Bisnis

22 Des 2022, 07:58 WIB

Pandemi Covid-19 yang terjadi di awal tahun 2020 menjadi salah satu tantangan terberat bagi dunia bisnis. Namun, setelah tiga tahun terlalu, bisnis yang sempat terpuruk di awal pandemi, saat ini telah kembali pada pertumbuhan yang positif. Salah satu indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang telah berada di atas 5%, sama seperti sebelum terjadi pandemi.

Dengan kondisi ekonomi yang telah membaik, tahun 2023 seharusnya menjadi tahun yang penuh dengan optimisme untuk memulai bisnis dengan tanpa beban. Sayangnya menjelang tahun 2023, tantangan baru akan menghadang berupa ancaman resesi global.

Beberapa penyebabnya adalah gejolak ekonomi pasca pandemi dan situasi politik di beberapa negara, perkembangan teknologi yang semakin maju, inflasi akibat kenaikan komoditas seperti energi dan bahan baku, hingga kenaikan suku bunga sebagai respons terjadinya inflasi.

Berbagai perkembangan situasi terkini yang mempengaruhi bisnis di tanah air menjadi perhatian Infobrand.id. Untuk turut berkontribusi dalam upaya mendukung perkembangan bisnis di Indonesia, media brand dan bisnis ini menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi pelaku brand.

Susilowati Ningsih, CEO Infobrand.id mengungkapkan, salah satu program yang akan diselenggarakan di awal tahun 2023 adalah Infobrand Forum 2023, merupakan ajang tahunan yang membahas secara komprehensif perkembangan ekonomi, brand dan bisnis sepanjang tahun 2022 dan proyeksi tahun 2023 mendatang.

Dengan menghadirkan tema ‘Strategy To Grow During The Threat of Recession‘, forum tersebut akan menyajikan tema-tema paling update terkait perkembangan brand dan bisnis serta ekonomi secara menyeluruh yang akan dipresentasikan oleh narasumber-narasumber berkompeten di bidang ekonomi, marketing, brand, bisnis, inovasi, komunikasi, CSR, dan digital.

Kegiatan ini juga merupakan forum para pengelola brand, seperti Marketing Director, Corporate Communication, Corporate Secretary, Brand Manager, Marketing Manager, Digital Marketing, dan mereka yang berkecimpung di dunia brand dan bisnis. “Kegiatan ini menjadi media atau saluran sharing experience, sharing knowledge dan networking dengan sesama pengelola brand, serta update informasi terkait brand yang mencakup branding, marketing, promotion, dan digital activity,” ujar Susilowati.

Menurut dia, forum ini bertujuan mendukung pertumbuhan brand dan bisnis di Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya menghadirkan berbagai narasumber ahli dari berbagai kalangan mulai dari akademisi hingga praktisi.

Adapun beberapa narasumber yang dihadirkan di antaranya Roy Sembel, Professor Distinguished Chair for Finance & Investment IPMI International School of Business yang akan membawakan topik ”Critical Thinking in Economic Crisis”. Bima Laga, Ketua Umum iDEA dengan topik ‘How to Increase Transactions in the Marketplace?’.

Lalu ada Achmad Daniri, Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance (1999-2019); Wahyu T Setyobudi, Strategic Transformation and Innovation Researcher, PPM School of Management; Ujang Sumarwan, Guru Besar perilaku konsumen; Tri Raharjo, CEO Tras N Co Indonesia; Emilia Bassar, CEO CPROCOM & Communication Expert; serta Amalia E Maulana, Founder & Managing Director Etnomark Consulting.

Forum ini akan diselenggarakan pada Rabu, 18 Januari 2023, pukul 09.00 – 17.30 WIB, bertempat di Golden Ballroom, The Sultan Hotel, Jakarta. Adapun konsep dari kegiatan ini adalah mengelaborasi setiap sisi praktis yang mencakup ekonomi, strategi bisnis, branding, marketing trends, communication, consumer insight, hingga digital activity.

“Secara konsep, audience akan mendapatkan pemaparan secara individual dari para expert dengan berbagai tema yang menarik dan up to date dengan kondisi terkini dan membahas proyeksi ekonomi dan bisnis di tahun 2023 mendatang. Selain seminar, juga menghadirkan talkshow dari praktisi dengan tema khusus,” tutur Susilowati.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id