Skip to main content

Channels

InDrive Kampanyekan Sentuhan Manusia dalam Layanan Transportasi Online

  • 21 Des 2022, 08:40 WIB
  • 20
Seni mural berkonsep kembali ke #SentuhanManusia oleh inDrive Indonesia dan Gardu House. (foto: Jeihan Kahfi/SWA)

Aplikasi penyedia jasa ride-hailing asal Amerika Serikat, inDrive Indonesia mendorong kampanye untuk mewujudkan keleluasaan kepada para pengguna untuk saling berinteraksi dan bernegosiasi secara langsung dengan pengemudi transportasi online.

Kampanye kali ini berkolaborasi dengan Gardu House yang merupakan studio kreatif dan firma manajemen artis yang berbasis di Jakarta. Dalam kolaborasi ini inDrive bersama Gardu House menciptakan beragam karya seni mural yang terletak di jantung kota Jakarta, tepatnya di Terowongan Kendal, Jakarta Pusat.

Di inDrive menerapkan prinsip ‘People Driven’ atau sistem yang digerakan oleh masyarakat. Perusahaan menawarkan apa yang dibutuhkan para pengguna, yakni #SentuhanManusia dan kebebasan untuk memilih. “Melalui kolaborasi yang kami lakukan dengan Gardu House, kami berharap untuk dapat mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa mereka dapat terbebas dari belenggu algoritma untuk membuat keputusan mereka sendiri. Kami senang kolaborasi ini karena para seniman yang kami dukung dapat menyampaikan pesan kreatif secara jelas dan melalui talenta dan karya seni mural yang hebat ini,” kata Adrian Ho, Creative Team Lead inDrive APAC.

InDrive telah beroperasi di Indonesia sejak 2019 dan hadir di 50 kota. Selain menawarkan beragam kemudahan dan kenyamanan bagi para pengguna dan pengemudi transportasi online, inDrive menggunakan model peer-to-peer yang adil dan transparan dimana setiap konsumen yang menggunakan jasa inDrive dapat memilih layanan berdasarkan harga, peringkat pengemudi, waktu penjemputan, dan model kendaraan sesuai dengan yang mereka inginkan, bahkan pengemudi dan penumpang dapat bernegosiasi langsung dan menyepakati harga yang wajar. Oleh karena itu, inisiatif ini dibuat untuk mendukung kembalinya interaksi #SentuhanManusia serta kesetaraan bagi para pengemudi dan konsumen.

Untuk memastikan keselamatan pengguna, inDrive menyediakan berbagai fitur keamanan, seperti fitur bagikan perjalanan, dimana pengguna dapat membagikan lokasi GPS, dan informasi perjalanan dari aplikasi secara real-time, serta tombol keselamatan yang dapat menghubungkan pengguna dengan pihak berwenang secara langsung jika terjadi keadaan darurat.

“Gardu House mengundang 6 orang artis visual dengan ragam style yang secara signifikan berbeda untuk mewujudkan tema #SentuhanManusia menjadi visual dan cerita yang mengajak warga untuk berinteraksi langsung terhadap karya muralnya. Enam seni visual dari Koma, Ezhafad, Yessiow, Cord5, Wacky, dan Ochigvra adalah bentuk ekspresi terhadap kebebasan memilih tanpa terbelenggu oleh algoritma yang sejalan dengan misi inDrive di Indonesia. Sebuah kebanggaan untuk bisa terlibat dan menempatkan karya kita ini di underpass Kendal yang merupakan salah satu spot paling sibuk di Jakarta,” ungkap Bima Chris, Art Director, Gardu House.

Sebagai informasi, layanannya inDrive telah tersedia di lebih dari 700 kota yang tersebar di 47 negara di seluruh dunia. Aplikasi ini telah diunduh lebih dari 150 juta kali. InDrive, sebelumnya inDriver, telah berkembang jauh melampaui berbagi perjalanan menjadi pasar layanan termasuk transportasi antar kota, pengangkutan barang (kargo), layanan domestik, pencarian pekerjaan, dan pengiriman. Perusahaan akan terus memperluas dan mendiversifikasi layanan yang ditawarkan.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Terbaru