Konvensi Nasional DEP 2022 Tekankan Potensi Bisnis Penjualan Langsung

03 Dec 2022, 11:12 WIB
DEP Nascon 2022 mengusung tema Let’s Make Miracles

Keberadaan perusahaan yang melakukan penjualan langsung memiliki potensi pasar  menjanjikan dan berperan besar  dalam memperkenalkan produk dalam negeri sekaligus menciptakan peluang usaha bagi masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Bambang Soesatyo S E., MBA selaku Penasehat Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI)  di pembukaan ‘DEP National Convention (DEP Nascon)’ yang digelar PT Duta Elok Persada (DEP) di di Balai Sarbini, Jakarta (03/12/2022).

“Indonesia dengan jumlah penduduk 270 juta jiwa, memiliki potensi pasar yang sangat menjanjikan. Ini merupakan peluang yang sangat baik untuk memasarkan produk-produk dalam negeri.uta Elok Persada sudah mengambil peran untuk memperkenalkan produk dalam negeri sekaligus menciptakan peluang usaha bagi masyarakat Indonesia, yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Bambang  yang juga Ketua MPR RI.

DEP Nascon kali ini bertema Let’s Make Miracles. Tujuannya mengajak seluruh mitra usaha DEP untuk bersama-sama mewujudkan kesuksesan demi masa depan yang lebih baik. Acara ini kembali dilakukan setelah dua tahun tertunda karena pandemi Covid-10. Kegiatan rutin ini merupakan konvensi nasional  ke-4 yang diikuti sekitar 1.200 leader berasal dari berbagai wilayah Indonesia.

DEP merupakan salah satu dari 12 perusahaan Multi Level Marketing (MLM) yang mendapat sertifikat Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS) dari Dewan Syariah Nasional. Sekitar 95 persen dari 700 ribu anggotanya adalah Muslimah dan ibu rumah tangga.

“Tujuan National Convention ini untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada para mitra usaha sehingga tercipta momentum baru agar roda usaha tetap bergerak dengan cepat. Selain itu, untuk memberikan apresiasi kepada para mitra usaha yang telah mencapai keberhasilan di bisnis DEP,” papar Petrus Irianto Herwono, Presiden Direktur PT Duta Elok Persada.

Menurutnya, tema yang diusung sekarang  tepat,  terutama setelah berakhirnya pandemi dan dalam rangka menghadapi tahun 2023 yang penuh tantangan. DEP ingin mewujudkan rencana besarnya sehingga mitra-mitra usaha dapat terus bergerak maju demi mewujudkan impian dan masa depan yang lebih baik.

Untuk mewujudkan rencana besar tersebut, menurut Petru,  DEP memiliki 7 program korporat, yaitu restrukturisasi jaringan, direct promo to member, hybrid system business plan, kurikulum diklat terstrukur, customer card, penyempurnaan kode etik member dan forum komunikasi DEP.  Dengan langkah strategis tersebut, Petrus optimistis bahwa para mitra usaha akan semakin bersemangat dalam menumbuh-kembangkan jaringan bisnisnya

Dalam kesempatan yang sama, Mimi Liliana selaku Chairman & Pendiri DEP menyampaikan bahwa bisnis DEP bukan hanya bisnis, tetapi merupakan alat dan jalan bagi mitra-mitra DEP untuk mencapai cita-cita.  “DEP selalu mendukung para mitra usahanya dalam hal penyediaan produk dan sistem kerja. Motto One Team One Family sangat diutamakan, artinya mitra-mitra usaha dan manajemen adalah satu keluarga yang tidak bisa dipisah-pisahkan,” papar Mimi.

Acara ini  juga diisi dengan pemberian apresiasi kepada mitra-mitra DEP yang telah mencapai peringkat Diamond dan Double Diamond. Dan sebagai wujud dari kepedulian sosial bagi masyarakat, DEP menyerahkan donasi CSR kepada Yayasan Sekolah Master Indonesia.

DEP adalah Member of Skin Health Group Singapore yang didirikan  tahun 2015 oleh 4 orang profesional yaitu Petrus Irianto Herwono yang menjabat sebagai Presiden Direktur, Diana Rigg Roberta sebagai Direktur Edukasi & Pengembangan Bisnis, Elizabeth Suryadinata sebagai Direktur Operasional dan Mimi Liliana sebagai Chairman & Business Founder. Perusahaan ini didirikan dengan tujuan utama yaitu memberikan peluang bagi setiap individu agar menjadi wirausaha mandiri yang berwawasan sosial melalui rancangan pemasaran yang adil, serta didukung dengan sistem edukasi yang handal dan profesional untuk memasarkan produk berkualitas unggul.

Swa.co.id