Hotel Royale Krakatau Tutup Tahun Incar Capai Omzet Rp56 Miliar

13 Dec 2022, 07:31 WIB
Sepanjang tahun 2022 pemasukan The Royale Krakatau Hotel sudah mencapai 95% dari target Rp56 miliar (Foto: Ist)

Secara perlahan, bisnis perhotelan mulai bangkit setelah sempat turun drastis pada dua tahun pertama pandemi. Hotel mulai menggelar banyak event yang berdampak kepada melonjaknya pemasukan.

General Manager The Royale Krakatau Hotel and Convention Cilegon Rury Ilham mengatakan, sepanjang tahun 2022 pemasukan The Royale Krakatau Hotel sudah mencapai 95% dari target.

“Ini sesuatu yang positif di mata saya. Karena, ketika di awal tahun kami membuat target sama sekali tidak mempertimbangkan outlook dan lain-lain. Kami langsung menetapkan angka sekian. Sekarang ketika 2022 tinggal beberapa minggu lagi, target sudah mencapai 95%. Kami perkirakan hingga akhir tahun bisa mencapai 97%. Sama sekali di luar dugaan,” kata Rury yang belum lama menjabat sebagai GM di The Royale Krakatau.

Rury mengungkapkan, pemasukan paling besar berasal dari MICE (Meeting, Incentive, Convention dan Exhebition). Kata dia, The Royale Krakatau merupakan satu-satunya hotel di Cilegon yang mempunyai Convention besar serta kamar hotel yang banyak.

“Hotel memang banyak di Serang tapi tidak semua yang punya convention itu punya banyak kamar. Ini yang membedakan kami dengan hotel lain. Selain itu, kami  memiliki restoran dengan menu makanan yang luar biasa. Jadi, para tamu juga bisa merasakan kenikmatan makanan yang kami hidangkan,” jelas Rury.

Secara presentasi, kata Rury, MICE menyumbangkan 60% dari target pemasukan sisanya 35% dari kamar dan 5% dari lain-lain.

Rury bercerita, dengan semua fasilitas yang dimiliki The Royale Krakatau mulai dari convention, Restoran Surosowan serta fasilitas olahraga yang lengkap, tamu mulai banyak yang berdatangan. 

“Waktu itu kami pernah punya tamu salah satu direktur bank besar di Indonesia. Dia menyicipi makanan di Surosowan dan ternyata cocok. Dia langsung memberikan informasi itu kepada yang lain dan bisa membuat pihak lain tertarik untuk mencoba. Begitu juga ketika ada klien yang ingin membuat acara, ketika menggunakan convention di The Royale Krakatau mereka sangat puas. Akhirnya, makin banyak event yang digelar di hotel ini,” ujar Rury.

Rury menambahkan, pertumbuhan pemasukan hotel di tahun ini naik hampir 50% dibandingkan tahun 2021. Tahun lalu, pemasukan hotel ada di angka Rp 38 miliar dan sampai Desember 2022 pemasukan ditargetkan di angka Rp56 miliar.

“The Royal Krakatau Hotel memang cocok untuk bisnis dan juga leisure. Kami memberikan servis yang sangat bagus kepada para tamu. Efek dominonya ternyata luar biasa. Tamu juga tidak hanya bisa bersantai di kamar hotel tapi juga bisa menikmati fasilitas olahraga mulai dari golf dan juga jogging track. Yang paling spesial tentunya adalah menu masakan di resto Surosowan,” jelas Rury.

Salah satu fasilitas lain yang dimiliki The Royal Krakatau Hotel adalah area outdoor yang bisa dipakai untuk acara gathering atau team building.

Untuk menyambut malam pergantian tahun, The Royale Krakatau juga sudah menyiapkan acara khusus dengan tema  movie style. Konsepnya semacam pesta kostum yang akan diiringi grup musik terkenal di Serang yaitu Bubble Symphony. “Kami menyiapkan 400 pax untuk acara Tahun Baru 2023 dengan harga mulai dari Rp1,25 juta per orang. Paket itu termasuk gala dinner, menginap di kamar superior dan  tiket water park plus pizza terbaru dari Surosowan,” ungkap Rury.

Tahun depan, Rury menjelaskan akan ada sejumlah event yang akan digelar mulai dari Krakatau Run (Karakaton), festival musik secara reguler, golf hingga pertandingan tinju dan initimate musik di Surosowan. Event sportainment diyakini bisa menarik para tamu untuk bisa berkunjung ke The Royale Krakatau.

Swa.co.id