Pembangunan Bali International Hospital Ditargetkan Rampung Desember 2023

05 Dec 2022, 07:00 WIB
Rencana pembangunan Bali International Hospital. (Foto :_Pertamina Bina Medika)

PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (IHC) menargetkan Bali International Hospital (BIH) yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, Bali rampung dibangun akhir tahun 2023. PT PP (Persero) Tbk, kontraktor pembangunan rumah sakit berstandar internasional ini, bakal mulai melayani masyarakat pada awal 2024.

Budi Raharjo Legowo, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pertamedika IHC, menyampaikan BIH dirancang untuk menyediakan pelayanan kesehatan berkelas dunia dengan sejumlah layanan unggulan yang berkualitas tinggi yang didukung peralatan kedokteran canggih termutakhir dan konsep perawatan yang holistik.“Kami terus melakukan percepatan agar penyelesaian pembangunan BIH dapat terealisasi di tahun depan. Koordinasi dengan Mayo Clinic sebagai consulting design juga terus kami lakukan sebagai upaya menyiapkan BIH sesuai dengan standar pelayanan kesehatan internasional,” ujar Budi dalam pernyataanya di Bali seperti dilansir SWAo Online pada Minggu (4/12/2022).

Senada dengan hal tersebut, Direktur Operasi IHC drg. Mira Dyah Wahyuni, MARS mengungkapkan, pembangunan BIH tak lepas dari peran PT Pertamina (Persero) sebagai induk perusahaan IHC yang sejak awal memberikan dukungan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan.

Komitmen Pertamina  tersebut diwujudkan melalui Management Walkthrough (MWT) yang dilakukan Direktorat Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha (SPPU) Pertamina ke Bali pada 2 Desember 2022. Pada kesempatan tersebut, Direksi IHC berdiskusi sekaligus menyampaikan laporan progress investasi BIH.

Sebagai pemegang saham mayoritas, Pertamina berharap BIH bisa menjadi pusat layanan kesehatan terutama untuk pengobatan yang perlu penanganan serius. “Sehingga, proyek ini tidak hanya bertujuan pengembangan usaha perusahaan, namun memiliki manfaat lebih luas untuk bangsa dan masyarakat Indonesia,” jelas SVP Upstream & Portfolio SPPU Pertamina, Edy Karyanto.

BIH akan memiliki beragam layanan unggulan yang dilengkapi teknologi canggih mulai dari cardiology, oncology, neurology, gastroenterohepatology, orthopedic, dan layanan lainnya seperti obstetric gynecology dan medical check up, yang didukung sumber daya manusia  kompeten di bidangnya.

Mira menyebutkan BIH mengusung konsep fasilitas yang terintegrasi di kawasan ekonomi khusus (KEK) Kesehatan dan akan berkolaborasi dengan sektor perhotelan dan pariwisata menghadirkan medical tourism untuk menjadi destinasi baru wisata kesehatan dunia.

Pertamedika IHC merupakan anak usaha Pertamina  yang bergerak di bidang layanan kesehatan. Perusahaan juga merupakan induk usaha rumah sakit BUMN yang mengelola 36 rumah sakit dan berafiliasi dengan 39 rumah sakit, serta 172 klinik kesehatan di seluruh Indonesia.

Swa.co.id