Dharma Polimetal Targetkan Laba Rp300 Miliar Hingga Akhir Tahun

12 Dec 2022, 20:51 WIB
Presiden Direktur PT Dharma Polimetal Tbk Irianto Santoso

PT Dharma Polimetal Tbk (IDX: DRMA) berhasil memanfaatkan momentum kebangkitan ekonomi pasca pandemi dengan mangantongi laba Rp215 miliar di tahun 2021. Melanjutkan pertumbuhannya, perusahaan yang bergerak di bidang komponen otomotif ini menargetkan laba Rp300 miliar hingga akhir tahun.

Presiden Direktur PT Dharma Polimetal Tbk Irianto Santoso mengungkapkan, pertumbuhan bisnis perusahaan bagian dari Triputra Group ini didorong oleh membaiknya penjualan otomotif di dalam negeri sebanyak 850 ribu unit untuk kendaraan roda 4 dan 3,9 juta unit untuk sepeda motor.

“Penjualan otomotif di tahun 2021 masih di bawah tahun 2019 atau sebelum pandemi, di mana 1,05 juta untuk mobil dan 5,2 juta untuk sepeda motor Honda. Meski demikian, capaian ini telah berhasil mendorong pertumbuhan bisnis,” jelasnya.

Dengan peningkatan tersebut, kata dia, kondisi DRMA sudah menjadi jauh lebih baik. Perusahaan berhasil menorehkan pendapatan Rp2,9 triliun, lebih tinggi dari tahun 2019 sebesar Rp2,7 triliun dan melesat dibanding tahun 2020, yang sempat anjlok menjadi Rp1,9 triliun.

Perusahaan juga berhasil membukukan laba sebesar Rp215 miliar, lebih tinggi dibanding laba tahun 2019 yang hanya Rp170 miliar, dan melesat dari laba tahun 2020 yang hanya Rp8 miliar. “Itu baru laba dari core bisnis, jika ditambah dengan hasil penjualan fix aset berupa tanah dan pabrik yang sudah tidak digunakan, di Balaraja, laba perusahaan sebesar Rp308 miliar,” tambah Irianto.

Di tahun 2022, pertumbuhan kinerja perusahaan kian melesat di mana hingga September atau Q3 2022, perusahaan telah berhasil mencatatkan penjualan Rp2,7 triliun atau kurang sedikit dibanding tahun 2021 sebesar Rp2,9 triliun.

”Dengan angka-angka yang ada, maka kami yakin dan mempunyai target sampai bulan Desember ini bisa di atas Rp3,5 triliun atau ada kenaikan hampir 20% dari tahun lalu. Lalu untuk laba, sampai September 2022 ini sudah mencapai Rp250 miliar. Jika dibandingkan dengan 2021, dari core bisnis sebesar Rp215 miliar, sudah ada kenaikan. Sampai akhir Desember, kami yakin akan mencapai di atas Rp300 miliar,” jelasnya.

Irianto mengatakan, pertumbuhan kinerja keuangan yang melesat ini berkat kebijakan yang diterapkan perusahaan saat pandemi pertama kali datang di Indonesia pada 2020. Perusahaan melakukan banyak improvement dari segi proses, pemakaian material, tenaga kerja, hingga mesin. ”Itu menjadi standar baru di tahun 2021 dan 2022. Kemudian dengan kenaikan revenue yang luar biasa, tentunya akan membuat fix cost yang jauh lebih kecil,” ungkap Irianto.

Keberhasilan perusahaan ini tentu tidak lepas dari arahan Irianto sebagai President Director, yang selalu menanamkan prinsip nothing is imposible bahwa tidak ada hal yang mustahil jika mau melakukan dan melaksanakannya. Ditambah dengan DNA Triputra, DNA Dharma nomor dua yaitu excellence, bahwa kita harus menghasilkan karya yang lebih dari yang diharapkan dalam situasi apapun.

“Sehingga kita selalu berpikir, bagaimana kita bisa mencapai target, bahkan melebihinya. Itu selalu saya sampaikan kepada seluruh insan Dharma agar benar-benar menjadi DNA seluruh karyawan yang ada di Dharma Group,” tuturnya.

Irianto juga mengaku, motto Play to Win in the New Era yang diterapkan perusahaan setelah go publik membuat tahun 2022 berada dalam situasi yang baru, di mana performance perusahaan akan menjadi perhatian publik sehingga pihaknya harus menunjukkan kinerja atau performance yang bisa memuaskan semua stakeholder. ”Nah itu baru bisa dicapai kalau kita punya prinsip bahwa kita harus menghasilkan karya yang lebih dari yang diharapkan,” jelas Irianto.

Berkat keberhasilan Irianto Santoso dalam memimpin perusahaan, dirinya berhasil menyabet penghargaan Top Executive Award 2022 dengan predikat Great Leader of The Year. Top Executive Award 2022, sebuah apresiasi dan penghargaan kepada pemimpin perusahaan dengan kinerja terbaik dalam memimpin dan mengelola perusahaan sehingga mampu menciptakan revenue, profit dan image positif perusahaan.

Top Executive Award 2022 dihadirkan oleh Infobrand.id bekerjasama dengan Tras N Co Indonesia, sebuah perusahaan consulting yang fokus pada perkembangan brand dan perusahaan. Penghargaan ini diharapkan menjadi bukti keberhasilan pemimpin perusahaan membawa kinerja secara positif hingga memiliki performa perusahaan yang baik. Harapannya juga dapat meningkatkan kepercayaan publik/masyarakat terhadap perusahaan dan memacu pemimpin perusahaan-perusahaan lainnya bekerja lebih baik.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id