Skip to main content

Channels

DYAN Incar Pertumbuhan Pendapatan 90% di 2022

  • 06 Des 2022, 08:07 WIB
  • 0
Ilustrasi foto : Istimewa

PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) mencatatkan pendapatan perusahaan pada kuartal ketiga tahun 2022 sebesar Rp 631,3 miliar. Pencapaian pendapatan tersebut tumbuh sebesar 178% dibandingkan pendapatan pada kuartal ketiga tahun 2021 sebesar Rp 227 miliar. Kontribusi terbesar pendapatan ini berasal dari pilar bisnis penyelenggaraan acara atau pameran sebesar 77% atau senilai Rp 485 miliar.

Sedangkan dari pilar bisnis lainnya, kontribusi pendapatan dari pilar bisnis ruang konvensi dan pameran sebesar 16% atau senilai Rp 101,8 miliar, bisnis hotel (4%), dan pendukung acara (3%). Perusahaan induk (holding) yang membawahi 28 perusahaan dan bergerak di industri meeting, incentive, convention dan exhibition (MICE) ini fokus menerapkan strategi bisnis DYAN yang berfokus pada pengembangan bisnis serta perluasan pangsa pasar industri MICE di Indonesia.

Berpijak dari hal ini, perseroan optimistis dapat mencapai target pertumbuhan pendapatan sebesar 90% pada akhir tahun ini. Daswar Marpaung, Direktur Utama Dyandra Media International yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Dyandra Promosindo, menyebutkan DYAN optimistis dapat mencatatkan pendapatan perusahaan sampai dengan Rp 1 triliun di akhir tahun 2022. “Meningkatnya penyelenggaraan event baik internasional maupun nasional dan juga meningkatnya industri tourism leisure mendorong pertumbuhan pendapatan perseroan yang cukup signifikan,” ujar Daswar di Jakarta, baru-baru ini.

Perseroan juga berhasil menekan biaya operasional dengan melakukan efisiensi di semua lini bisnis. Perseroan juga terus menggenjot pelaksanaan event yang lebih variatif dan menghadirkan konser musik yang baru sesuai permintaan pasar industri MICE di Indonesia. DYAN memproyeksikan industri MICE pada 2023 merupakan momentum kebangkitan. “Dyandra akan memaksimalkan kinerja perseroan dan memproyeksikan keuntungan perusahaan tumbuh signifikan dibandingkan tahun 2022,” ucap Daswar.

Pada awal tahun ini, DYAN menggelar beberapa pameran yang digelar hybrid dan offline. Pameran tahunan yang diselenggarakan oleh Dyandra itu diantaranya adalah Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid pada 31 Maret–10 April 2022 di JIExpo Kemayoran, Indonesia International Furniture Expo (IFEX) pada 18–21 Agustus 2022 di JIExpo Kemayoran, The 46th IPA Convention & Exhibition pada 21–23 September 2022, The 20th IFRA Hybrid Business Expo in Conjuction with ILE pada 5–7 Agustus 2022 di Jakarta Convention Center, Projek-D pada 29–30 Oktober 2022 di De Tjolomadoe, Jawa Tengah dan lain-lain.

Suksesnya penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia di Bali turut dirasakan oleh unit bisnis Dyandra. Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) yang merupakan properti dari unit bisnis DYAN yaitu PT Nusa Dua Indonesia ditunjuk sebagai salah satu tempat penyelenggaraan rangkaian pertemuan Presidensi G20 Indonesia di mulai dari Juli hingga Oktober seperti 3rd Finance and Central Bank Deputies Meeting, 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting, dilanjutkan dengan G20 Development Working Group Meeting dan 3rd Meeting of the Environment Deputies Meeting and Climate Sustainability serta Joint Environment and Climate Ministers Meeting.

Berikutnya, penyelenggaraan State Owned Enterprises International Conference yang acaranya digawangi oleh Kementerian BUMN dan pelaksanaannya dipercayakan kepada salah satu unit bisnis Dyandra, yaitu PT Fasen Creative Quality (Quad Event).

Diversifikasi Usaha

Di November, BNDCC kembali menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan serangkaian acara G20 yang diadakan back-to-back menjelang G20 Leaders Summit termasuk G20 Digital Transformation Expo, G20 Pride of Indonesia Expo, Ocean20, Tri Hita Karana Forum, T20 dan B20 Summit Indonesia 2022. B20 Summit Indonesia 2022 yang diselenggarakan oleh Kadin.

Pelaksanaan acaranya dipercayakan kepada PT Dyandra Promosindo dihadiri oleh lebih dari 2.000 global CEO dari 69 negara, 5 Kepala Negara dari Indonesia, Kanada, Australia, Korea Selatan dan Uni Emirat Arab serta pemimpin organisasi internasional setingkat kepala negara seperti Chairman World Economic Forum dan Presiden Asian Development Bank. Acara ini juga menghadirkan narasumber terkemuka dari kalangan dunia usaha nasional dan internasional termasuk Elon Musk dan Jeff Bezos serta jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

Saat ini, perseroan juga tengah melakukan diversifikasi bisnis ke industri tourism leisure. Dyandra kini mengelola 4 Kebun Raya di Bogor, Cibodas, Purwodadi dan Bali melalui unit bisnis PT Mitra Natura Raya yang bekerjasama dengan BRIN. Ada pula kawasan Kampoeng Kopi Banaran di Semarang yang di kelola oleh PT Dyandra Banaran Nusantara dan pihak PTPN XI.

Pada 8 Agustus 2022, DYAN melalui PT Dyandra Global Edutainment melakukan pengembangan bisnis ke sektor eduwisata, khususnya di bidang taman konservasi (ex situ) dengan nama PT Mitra Global Animalia. Perseroan berharap dengan animal science tourism ini akan menjadi salah satu alternatif pariwisata yang berobjek penilitian satwa liar sebagai daya tarik wisata dan dikemas menarik serta memiliki sisi edukasi yang tinggi. Harga saham DYAN sejak awal tahun hingga 5 Desember 2022 (year to date) naik sebesar 31,16% atau menjadi Rp 101 dari Rp 77.

Swa.co.id

Terbaru