Elnusa Siapkan Capex Rp500 Miliar untuk 2023

21 Dec 2022, 14:27 WIB
Elnusa

PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) optimistis akan mendapatkan kontrak-kontrak baru dari beberapa segmen bisnis yang dijalankan perusahaan pada 2023. Perseroan menargetkan perolehan kontrak baru sebesar 40% dari target pendapatan di 2023, di mana target tersebut masih sejalan dengan proyeksi di tahun sebelumnya.

Jayanty Oktavia Maulina, Manager of Corporate Communications PT Elnusa Tbk mengatakan, untuk pekerjaan pada kontrak tersebut akan didominasi oleh jasa hulu untuk pekerjaan akuisisi seismic dan processing serta perawatan sumur Workover Services.

Guna mendukung target tersebut, Jayanty menyebut pihaknya telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp500 miliar. Sebanyak 46% dari capex itu dialokasikan untuk maintain capacity alat survei seismic darat dan perawatan sumur.

Lalu, sekitar 35% dialokasikan untuk pertumbuhan bisnis pada kegiatan pemeliharaan kapasitas kelengkapan seperti pekerjaan Hydraulic Workover, Mobile Well Testing, serta jasa distribusi dan logistik energi untuk pembangunan dan revitalisasi Terminal Petroleum Liquefied Gas di Kolaka, Tanjung Pandan, dan Labuan Bajo.

“Berdasarkan kepastian market ke depan, sisanya akan digunakan untuk segmen jasa penunjang migas dan non project. Melalui belanja modal yang disiapkan ini, Elnusa berkomitmen untuk siap berinvestasi dalam mendukung pertumbuhan perusahaan ke depan,” tambah dia.

Saat ini hingga berjalannya tahun 2023, Elnusa tengah mengerjakan existing project untuk pengeboran sumur pengembangan, melanjutkan beberapa projek pekerjaan survei seismic, serta beberapa prospek pada pekerjaan maintenance fasilitas penyaluran jalur migas dan konstruksi migas.

Sementara pada jasa distribusi & logistik energi, Perseroan masih akan mengerjakan beberapa perpanjangan kontrak existing dan pengembangan market di Pertamina Group. Adapun pada jasa penunjang, Elnusa akan memperluas strategic partnership dan meningkatkan bisnis offshore support serta melakukan peningkatan pada pekerjaan information communication technology.

“Di 2023 ke depan, perseroan akan melanjutkan kinerjanya melalui beberapa strategi, di antaranya melakukan penguatan operation excellence, peningkatan kapasitas serta pengembangan bisnis secara berkelanjutan,” tutur Jayanty.

Berkaca pada pendapatan konsolidasian perseroan pada Q3 2022 lalu sebesar Rp8,57 triliun, Elnusa optimistis pendapatan pada 2023 mendatang masih bisa dipelihara dengan baik. Dari sisi target pendapatan, tumbuh 12% dari Rencana Kerja 2022, begitupun dari sisi laba bersih ditargetkan akan naik 14% dari Rencana Kerja 2022.

“Hal ini didorong dari peningkatan target pekerjaan Engineering Procurement Construction & Operation & Maintenance, akuisisi data seismik, pekerjaan well services dan workover,” jelas Jayanty.

Sementara itu dari jasa distribusi & logistik energi, menurut Jayanty cenderung stabil karena berkaitan dengan kebutuhan BBM masyarakat, mengingat potensi tantangan di depan terkait kondisi perekonomian dan ancaman resesi pada tahun 2023 bisa berdampak pada melemahnya kebutuhan BBM di masyarakat.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id