Skip to main content

Channels

Mesin Terbaru ALDO Beroperasi di 15 Desember, Incar Penjualan Dua Kali Lipat

  • 14 Des 2022, 17:16 WIB
  • 0
Ilustrasi belanja online melalui platform e-commerce (Foto : Getty Images)

PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) optimistis kinerja di 2023 akan semakin membaik, seiring terus bertumbuhnya kebutuhan produk berbahan kertas coklat berbahan daur ulang (recycled brown paper) serta kuatnya jalinan relasi bisnis perseroan dengan para pelanggan korporasi seiring dengan proyeksi Bank Indonesia mengenai pertumbuhan nilai transaksi e-commerce di 2022 hingga 2024.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memperkirakan, total nilai transaksi e-commerce pada tahun 2022 mencapai Rp 489 triliun, kemudian naik menjadi Rp 572 triliun pada 2023, dan kembali naik menjadi Rp 689 triliun di 2024. Potensi peningkatan transaksi e-commerce berpeluang besar meningkatkan kebutuhan kemasan kertas dari barang-barang yang di jual melalui transaksi e-commerce tersebut.

Oleh karena itu, ALDO optimistis, penjualan di 2023 bisa tumbuh lebih dari dua kali lipat, seiring dengan pengoperasian mesin-mesin baru yang diharapkan dapat mulai beroperasi secara komersial pada awal tahun depan. Rencananya, perseroan akan memulai proses commissioning mesin-mesin baru untuk meningkatkan kapasitas produksi kertas coklat berbahan daur ulang (recycled brown paper) pada 15 Desember 2022.

Commissioning adalah proses memastikan bahwa semua sistem dan komponen dari mesin baru tersebut sesuai dengan persyaratan operasional yang direncanakan. “Setelah commissioning berjalan lancar, maka kapasitas produksi kertas coklat berbahan daur ulang ALDO akan meningkat menjadi 220.000 ton per tahun dari kapasitas produksi saat ini yang sekitar 80.000 ton per tahun,” ujar kata Direktur Utama ALDO, H. Sutanto pada Rabu (14/12/2022).

Emiten yang bergerak di bisnis kertas dan bahan kimia ini optimistis peluang pasar produk berbahan kertas coklat hasil daur ulang akan makin bertumbuh. “Ini juga seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan,” ucap Sutanto.

Swa.co.id

Terbaru