Skip to main content

Channels

2023, Sandimas Targetkan Penjualan Rp 1 Triliun

  • 17 Des 2022, 13:48 WIB
  • 20
Linda Tan, Chief Executive Officer Sandimas Group; Marzuki Tan, Direktur Utama Sandimas (kedua dari kiri); dan Hasan Basli, Chief Financial Officer Sandimas (paling kanan).

Menggeliatnya sektor properti tahun ini berdampak positif terhadap permintaan pasar bahan bangunan. Hal ini pun dirasakan PT Dekoramik Perdana alias Sandimas sebagai distributor Granite dan Sanitary, di mana bisnisnya berangsur-angsur mulai pulih. Menurut Linda Tan, Chief Executive Officer (CEO) Sandimas Group, pandemi tahun 2020-2021 membuat Sandimas kesulitan menjual produk akibat pembatasan sosial, maka pasca-pandemi perusahaan kembali berhasil menoreh kenaikan penjualan.

Hingga akhir tahun ini Sandimas menargetkan penjualan sekitar Rp 700 miliar. Menurut Hasan Basli, Chief Financial Officer (CFO) Sandimas, target tersebut tidak berbeda jauh dengan pencapaian yang diperoleh tahun 2021, karena pertumbuhan penjualannya hanya satu digit. “Tahun 2023, Sandimas menargetkan penjualan Rp 1 Triliun,” katanya.

Untuk mengejar target tersebut, Sandimas terus berusaha untuk berkembang dan berinovasi dengan meluncurkan Big Slab Granite ukuran 120×240 yang dibanrol dengan harga Rp 700.000 hingga Rp 1.400.000 per meter2. Selain itu, Sandimas juga menghadirkan layanan virtual (virtual room) untuk memudahkan masyarakat maupun desainer interior mengaplikasikan produk yang diinginkan.

Diakui Hasan dengan produk andalan granite dan sanitary, saat ini kontribusi penjualan terbesar masih dari granite sekitar 80% dan sisanya 20% berasal dari penjualan produk sanitary. Untuk produk granite di saat pasar mulai pulih, saat ini dari segmen segmen ritel masih sangat stabil dan memberi kontribusi penjualan sekitar 55%, proyek residence sekitar 35% dan proyek apartemen 20%.

Marzuki Tan, Owner Sandimas, menambahkan saat ini produk Slab Granite masih impor dari China, Malaysia dan Vietnam. Sebenarnya produk ini sudah dipasarkan sejak 3 bulan lalu, respon pasarnya bagus. “Paling tidak kami menjual sekitar 1000 kontainer atau 1 juta meter persegi setiap bulan,” kata Marzuki kepada SWA.

Diakui Marzuki, sebagai pemasok bahan bangunan di seluruh Indonesia selama lebih dari 35 tahun, Sandimas menyediakan beragam jenis produk untuk bangunan komersial, industrial dan residensial di bidang granite & sanitary. Sejak 1987, Sandimas telah membangun reputasi sebagai brand terpercaya dan distributor produk berkualitas tinggi di Indonesia. “Untuk produk granite, kami market leader dengan menguasai marketshare sekitar 35%,” ujar Marzuki mengklaim.

Hasan menambahkan, rencananya produk Big Slab Granite akan produksi lokal di kuartal III 2023. Polanya dengan menggandeng produsen keramik lokal atau secara maklon. Saat ini pihaknya sedang menjajaki pasar, nantinya bila pasar terbentuk dan permintaannya bagus, Sandimas berani untuk menjajaki produksi. Soal berapa volume akan diproduksi tegantung respon market, tapi Sandimas bisa produksi minimal 10.000 m2 per bulan.

Seperti halnya produk sanitary sebelumnya, produk tersebut masih diimpor dulu. Sandimas akan memproduksinya secara lokal setelah marketnya stabil. Perlu waktu untuk mencermati cermati market sampai 2 tahun sebelum putuskan produksi lokal. Karena pihaknya akan terus memonitor perkembangannnya.

Terbaru